Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

September 25, 2020, 01:41:51 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139599
  • Total Topik: 10375
  • Online Today: 30
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 27
Total: 27

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB  ForSa on Twitter

Tulisan Terbaru

Halaman: [1] 2 ... 10
1
Pseudo-science dan Science-Fiction / Human Consciousness
« Tulisan terakhir oleh haruuuu_chan pada September 20, 2020, 06:03:20 AM »
Saya ingin bertanya, apakah virtualisasi kesadaran manusia mungkin untuk dilakukan? Jika ada kemungkinan, apa ada artikel atau jurnal mengenai hal itu?
2
Kesehatan / Kapan Bayi Bisa Melihat Dengan Sempurna? Inilah Jawabannya!
« Tulisan terakhir oleh EliEling pada September 20, 2020, 02:51:37 AM »


Kapan bayi bisa melihat?

Pertanyaan ini sering kali ditanyakan oleh para orangtua yang baru memilki bayi.  Sebenarnya bayi sudah bisa melihat sejak ia lahir namun belum dapat melihat dengan jelas, terutama pada objek yang jauh darinya.  Tidak seperti indera pendengarannya yang sudah matang sepenuhnya saat usianya satu bulan. Indera penglihatannya butuh waktu lebih lama untuk bisa melihat dunia di sekitarnya secara jelas. Bayi baru lahir tidak dapat melihat sesuatu yang jauh darinya.

Dia bisa melihat objek dengan cukup jelas yang jaraknya antara 20 sampai 38 cm atau kurang lebih satu jengkal orang dewasa darinya. Hal ini tidak jadi masalah besar karena pada masa tersebut bayi tidak perlu melihat sesuatu yang jauh. Lagipula, objek paling menarik bagi bayi usia ini yaitu wajah ibu dan jarak tersebut sudah jelas baginya untuk melihat wajahmu. Gunakan kesempatan ini untuk mendekatkan wajahmu ke matanya. Dia juga lebih memilih melihat ke objek berbentuk bulat berwarna terang dan pinggirannya berwarna gelap seperti mata orang dewasa.

Pentingnya Mengetahui Ciri-Ciri Bayi Tidak Bisa Melihat

Orangtua sebaiknya tidak hanya memperhatikan kapan buah hatinya akan mampu melihat melainkan juga harus mengetahui ciri ciri bayi tidak bisa melihat. Hal ini sangat penting mengingat ketika si kecil mengalami masalah pada penglihatan maka bisa saja akan menyebabkan hal yang tidak diinginkan seperti katarak bahkan kebutaan.

Pada saat lahir, kedua bola mata si kecil belum bisa fokus secara bersamaan. Saat diperlihatkan satu objek yang bergerak di depan matanya, bola matanya tidak bisa bersamaan mengikuti gerakan objek. Akan tetapi, ketika usianya memasuki 1 atau 2 bulan maka kedua bola matanya sudah bisa mengikuti satu objek secara bersamaan dan fokus. Dengan begitu Bunda bisa mengajaknya bermain seperti menggoyangkan kepala ke kanan dan ke kiri secara perlahan, nanti bola matanya akan mengikuti gerakan yang Bunda lakukan.

Di usia 1 bulan, bayi lebih senang melihat warna yang kontras seperti hitam dan putih atau warna-warna dengan perbedaan yang mencolok. Matanya akan sensitif pada warna-warna yang terlalu terang. Di usia2 sampai 4 bulan si kecil sudah mulai jelas melihat perbedaan warna dan mengenal perbedaan antara objek-objek yang memiliki bentuk sama. Pada usia ini juga si kecil mulai senang melihat objek berwarna primer seperti merah, biru, kuning, dan objek dengan desain dan detail yang lebih rumit. Di saat ini, Bunda bisa menunjukkannya mainan, buku, atau gambar yang berwarna terang.

Saat usianya 4 bulan, si kecil sudah dapat memperkirakan jarak. Ini artinya dia sudah bisa mengetahui seberapa jauh suatu objek darinya. Hal ini didukung pula oleh kemampuan motorik lengannya. Si kecil jadi lebih mudah menjangkau objek yang dilihatnya. Kemampuannya untuk mengenali objek-objek yang sangat kecil dan benda-benda yang bergerak sudah lebih baik. Di usia 5 bulan  ini dia suka bermain cilukba, sebab saat ini si kecil sudah bisa mengenali objek walau ia hanya pernah melihat sedikit detail dari objek tersebut.

Pemahamannya mengenai warna juga sudah mulai baik. Si kecil mungkin sudah bisa membedakan warna-warna yang berani dan mencoba untuk membedakan warna-warna lembut seperti pastel. Jadi kesimpulannya adalah si kecil sebenarnya sudah bisa melihat sejak ia baru lahir. Oleh sebab itu, Bunda sebagai orangtua harus benar benar memperhatikan perkembangan penglihatan si kecil dan menjaganya supaya tidak mengalami masalah pada penglihatan.
3
Fisika / Kuliah Online Teori Relativitas Einstein berbahasa Indonesia GRATIS
« Tulisan terakhir oleh Haryanto pada September 19, 2020, 11:20:45 PM »
Bapak Ibu Mas Mba Bro Sist sekalian para penggemar sains,

Semester ini saya akan membuka kelas Kuliah Online Teori Relativitas Einstein berbahasa Indonesia GRATIS, dengan skema pembelajaran mixed antara recorded material (uploaded di youtube) dan virtual meeting (google meet).
Buku yg akan saya gunakan:
General Relativity: An Introduction for Physicists
Textbook by Anthony N. Lasenby, George Efstathiou, and Michael Paul Hobson
https://books.google.co.id/books/about/General_Relativity.html?id=xma1QuTJphYC&redir_esc=y

Pertemuan maya perdana: Senin, 21 Sept 2020, pk. 15.00 WIB
Recorded material perdana diusahakan sehari sebelumnya di
https://www.youtube.com/channel/UC4vZhT5B8Ea6shUREpBymOw

Bagi yang berminat, silahkan hubungi saya via email: [email protected]

Kemampuan preliminary yg diperlukan: Mekanika, Listrik magnet, dan Fisika Matematika (Kalkulus).
OR, if you think that you have a truly big brain, you can try by ignoring those minimum requirements..

Terima kasih sebelumnya.

salam,
haryanto
4
Teknik Elektro / Mau belajar PLC OMRON tentang bit
« Tulisan terakhir oleh Ginfreeks pada September 19, 2020, 03:26:24 PM »
Gan, ane mau tanya tanya tentang PLC OMRON tentang transfer bit, kira kira bolehkah saya minta Whats app suhu suhu?
5
Pendidikan / Sertifikasi Profesi untuk Karier Sukses
« Tulisan terakhir oleh kampoengilmu pada September 19, 2020, 03:18:57 PM »



Tahukan kalian bahwa pemerintah Indonesia telah menjalankan program sertifikasi yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). BNSP ini bertugas untuk menjalankan sertifikasi kompetensi profesi dan menjamin bahwa tenaga kerja yang namanya tertera dalam sertifikat berlisensi BNSP telah terbukti secara Nasional berkompeten dalam bidang profesi yang diambilnya.

Dengan begitu pastinya sudah terbayang kan apa saja manfaat dan kegunaan yang penting dan besar yang bisa didapatkan dari memiliki sertifikasi BNSP?

Banyak bidang profesi yang dapat diambil baik itu sertifikasi BNSP maupun dengan sertifikasi jenis lainnya, tujuannya berbeda namun nilainya pastinya berbeda. karena BNSP merupakan badan Nasional jadinya sifat dan nilai lebih besar yaitu pada tingkat Nasional.

Training of Trainer (TOT) merupakan salah satu bidang profesi yang saat ini banyak diminati, karena apa? ini karena TOT sertifikasi BNSP akan lebih menjamin dan menjadi bukti bahwa yang bersangkutan mampu dan dapat menjadi trainer atau pembimbing dalam acara pelatihan.

Oleh karena itu saat ini banyak orang yang membutuhkan pelatihan semakin banyak maka akan membutuhkan pula seorang trainer yang banyak, masih banyak kesempatan untuk menjadi seorang trainer yang diakui. dan karena itu banyak yang mengambil sertifikasi TOT karena melihat kesempatan karier yang bagus

Lebih lanjut :sertifikasibnsp. org/tot-sertifikasi-bnsp/
6
Kesehatan / Re:Air Minum Kemasan Bermasalah
« Tulisan terakhir oleh siskahermawan pada September 18, 2020, 03:31:36 AM »
Ya sebenarnya susah sih, kalau secara kasat mata ya bersih tapi gak tau ada kandungan apa yakan? Paling di rumah saya pake alat filter air minum gitu, dia pake sistem reverse osmosis (RO) jadi bisa nyaring virus, bakteri sama mikroorganisme yang bahaya buat tubuh kita gitu.
7
Pendidikan / Re:Pengembangan Media Pembelajaran Online untuk Sains
« Tulisan terakhir oleh luckyluck pada September 17, 2020, 10:19:20 PM »
Jarang banget yang ngulas informasi kayak gini, ini berita bagus bro!
Menurut gue emang agak riskan kalau pembelajaran online krn effort lebih dari user.
8
Kesehatan / Monitoring Suhu Gudang Penyimpanan Vaksin Dengan USB Temperature Data Logger
« Tulisan terakhir oleh Muhamad Rizki pada September 15, 2020, 04:14:44 AM »
Vaksin ialah suatu antigen yang berwujud mikroorganisme yang tidak hidup/ telah mati atau masih hidup tapi telah dilemahkan, yang sejumlah bagiannya masih utuh dan sudah diolah. Bisa berupa toksin mikroorganisme yang sudah diolah menjadi toksoid ataupun protein rekombinan yang dapat menimbulkan efek kekebalan spesifik terhadap sebuah penyakit infeksi tertentu. Fungsi vaksin adalah untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Secara alami tubuh anda mempunyai pertahanan sendiri terhadap penyakit.

Jika terdapat bakteri atau virus yang menyerang, maka antibodi tubuh bekerja untuk melawan bakteri atau virus tersebut. Vaksin yang merupakan bakteri atau virus penyakit yang sudah dimatikan atau dilemahkan dimasukan kedalam tubuh untuk merangsang aktifnya antibodi.

Penyimpanan vaksin perlu diperhatikan, Dinas Kesehatan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan standar penyimpanan vaksin, salah satu point yang ada di dalam standar penyimpanan vaksin adalah mengenai standar minimal dan maksimal suhu yang dianjurkan.

Vaksin harus didinginkan pada temperature 2-8° C dan tidak membeku. Sejumlah vaksin (DPT, Hib, Hepatitis B dan Hepatitis A) akan tidak aktif bila beku. Vaksin yang disimpan dan diangkut secara tidak benar akan kehilangan potensinya. Suhu di dalam tempat penyimpanan vaksin harus stabil, karena jika tidak stabil akan mengurangi kualitas vaksin tersebut, untuk monitoring suhu di dalam gudang pendingin dapat menggunakan data logger temperature, yaitu sebuah alat yang berfungsi untuk mengukur dan merekam suhu di dalam suatu ruangan.

Saat ini banyak jenis model data logger temperature, salah satunya adalah model berbentuk USB, yang dinamakan USB Temperature Data Logger, yaitu sebuah alat berbentuk USB yang dapat merekam suhu di dalamnya.  Alat ini dapat di diatur dengan suhu sesuai standar yang sudah ditentukan.

USB Temperature Data Logger dengan Model EL USB 1 dapat membantu anda dalam monitoring suhu gudang penyimpanan vaksin, EL USB 1 sangat mudah digunakan dan terdapat fitur lampu LED yang dapat memberikan peringatan untuk anda jika suhu tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
9
Biografi dan Buku / The Subtle Art of Not Giving a F*ck - Buku kategori self help yang sangat unik
« Tulisan terakhir oleh ikraduya pada September 15, 2020, 04:06:11 AM »
[Disclaimer: saya tidak mengendorse buku ini]

The Subtle Art of Not Giving a F*ck
a book by Mark Manson

Setelah dua minggu akhirnya saya menamatkan buku ini. Buku dengan kategori Pengembangan Diri (Self Development/Self Help) ini adalah buku pertama yang saya tamatkan di tahun ini. Buku ini menawarkan suatu perspektif pengembangan diri yang sangat berbeda dibandingkan dengan buku-buku sejenis. Buku pengembangan diri biasanya (yang saya ketahui) akan membahas tentang pentingnya berpikiran positif, kiat menemukan kebahagiaan, menyelesaikan permasalahan, memotivasi diri kita dengan mengatakan bahwa kita adalah manusia yang spesial, dan berbagai hal-hal positif membangun lainnya.

Ketika membaca sinopsis buku ini, saya begitu tertarik dengan pemikiran yang penulis paparkan. Walapun tetap membahas hal-hal yang disebutkan di atas, penulis seringkali menyangkal ide, menolak suatu konsep, dan “menjauhkan” para pembaca dari perasaan-perasaan menyenangkan.

Sesuai dengan subtitle buku ini “Pendekatan yang Waras Demi Menjalani Hidup yang Lebih Baik”, Penulis tetap menginginkan para pembaca dapat menjalani hidup yang lebih baik namun melalui pendekatan yang “waras”.

Garis-garis besar (bab-bab) di dalam buku ini diantaranya:
- Jangan Berusaha (jika hanya membaca judulnya, akan sangat berbahaya)
- Kebahagiaan itu Masalah
- Anda Tidak Istimewa
- Nilai Penderitaan (pentingnya mengalami penderitaan)
- Anda Selalu Memilih (ini bagian yang paling saya suka “anda selalu memilih dan bertanggung jawab terhadap apa yang anda rasakan”)
- Anda Keliru tentang Semua Hal
- Kegagalan adalah Jalan untuk Maju
- Pentingnya Berkata Tidak
- ...Dan Kemudian Anda Mati

Secara keseluruhan saya sangat menyukai buku ini. Memang, saya akui saya merupakan penggemar buku pengembangan diri sejak dulu. Namun belum ada buku lain (yang saya baca) memberikan ide dengan pendekatan berbeda seperti buku ini. Bagi penggemar buku pengembangan diri, saya sangat sarankan untuk menantang pikiran anda dengan membaca buku ini. Dan bagi pembaca yang tidak terlalu menyukai buku pengembangan diri, saya sarankan juga untuk mencoba.

Dengan judul bab yang aneh-aneh, pembaca akan diajak untuk mengevaluasi pikirannya sendiri, dan penulis akan terus menerus menunjukkan kejanggalan di dalam pikiran pembaca. Selain itu, penulis juga sering menjelaskan suatu konsep dengan menggunakan cerita, baik cerita pengalaman pribadinya sendiri, pengalaman kerabatnya maupun pengalaman orang-orang terkenal di dunia.

Konsep di buku ini yang juga menarik bagi saya adalah Hukum Kebalikan. Dikutip dari buku ini: “Inilah apa yang dulu pernah disebut oleh filsuf Alan Watts sebagai “hukum kebalikan” –intinya adalah: semakin kuat Anda berusaha merasa baik setiap saat, Anda akan merasa semakin tidak puas, karena mengejar sesuatu hanya akan meneguhkan fakta bahwa pertama-tama Anda tidak baik” Kutipan ini terdapat di bab pertama.

Bab terakhir merupakan perjuangan bagi saya untuk membacanya, kenapa? Bayangkan anda memiliki phobia ketinggian, lalu tiba-tiba anda berdiri di atas tebing dengan jurang di bawahnya, kira-kira seperti itu yang saya rasakan ketika membacanya.

Ya, saya mempunyai phobia, atau lebih tepatnya gangguan kecemasan yang berawal dari serangan panik terhadap kematian. Ini sudah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun. Di awal masa-masa itu saya mengalami guncangan psikologis yang luar biasa, saya tidak mengerti bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan seringkali menghindar dari permasalahan itu. Saya baru bisa menerima gangguan tersebut di diri saya setelah 1 tahun menjalaninya, ketika saya sudah mulai berkuliah.
Tapi permasalahan ini belum sepenuhnya tuntas, karena ketika saya mendengar atau memikirkan kematian, saya selalu memalingkan perhatian saya terhadap hal-hal lain. Atau dengan kata lain, saya menghindar. Saya tidak ingin merasakan penderitaan, mengingat kejadian buruk dan menghadapi diri saya sendiri. Penghindaran itu hanya berdampak sementara, dan tidak memecahkan masalah utama.

Setelah saya membaca buku ini saya belajar bagaimana cara menerima keadaan, memilih dan bertanggung jawab atas perasaan, menikmati penderitaan dan kegagalan serta tidak takut untuk mengingat kematian sebagai kodrat manusia.
10
Kesehatan / 9 Tahap perkembangan bayi di trimester kedua kehamilan
« Tulisan terakhir oleh RameCuy pada September 15, 2020, 03:59:59 AM »
Selamat karena sudah memasuki trimester kedua kehamilan ya, Mum. Tidak terasa sebentar lagi akan bertemu dengan si kecil yang akan menghiasi hari-hari Mum sekeluarga.  Perkembangan janin 5 bulan di trimester kedua ini mengalami banyak kemajuan yang pesat.

Agar tidak kaget, yuk, baca perkembangan janin di trimester kedua kehamilan sebagai berikut:

Janin akan semakin aktif
Perlu untuk diketahui bahwa, meskipun janin sudah jauh lebih aktif ketimbang trimester sebelumnya, bukan berarti Mum sudah bisa merasakan pergerakan tersebut. Perkembangan janin 5 bulan ini juga terlihat pada tengkorak kepalanya yang jauh lebih kuat dari pada sebelumnya. Di usia ini ia sudah bisa menghisap jempolnya. Kelenjar ovarium pun mengalami perkembangan yang cukup signifikan bahkan langit-langit mulut janin pun sudah mendekati sempurna.

Terbentuknya kulit transparan
Meski warna kulit janin masih berwarna merah, tapi telah mengalami perkembangan yang baik. Hal ini disebabkan pada janin 5 bulan belum memiliki pigmen sehingga pembuluh darahnya masih terlihat dengan jelas.

Adanya lanugo di tubuh janin
Mum tidak perlu khawatir, lanugo atau bulu-bulu yang tumbuh di seluruh tubuh akan rontok saat bayi dilahirkan. Lanugo ini berfungsi untuk menjaga suhu tubuh di dalam rahim.

Mempunyai kelopak mata
Meski telah mempunyai kelopak mata, janin belum mampu membuka kedua matanya. Tapi, janin sudah memiliki kemampuan untuk membedakan gelap dan terang.

Janin mampu mengenali suara
Pada usia kehamilan 5 bulan, ia sudah mampu mengenali suara dan tak jarang memberikan respon ketika diajak berkomunikasi. Hal ini disebabkan oleh indra pendengarannya telah ada dan mengalami kemajuan di setiap harinya. Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membangun kedekatan secara intens, dengan selalu mengajak berbicara agar ia mengenali suara Mum.

Sistem pernapasan lebih sempurna
Pada usia ini, paru-paru janin telah berkembang dan menjadi lebih sempurna lagi. Hal ini ditandai dengan surfaktan yang dihasilkan di bagian organ paru-paru. Surfaktan berfungsi membuat organ paru-paru terisi dengan udara, ketika bayi dilahirkan.

Pola tidur yang teratur
Di usia kehamilan 5 bulan, bayi sudah memiliki pola tidur yang teratur. Biasanya ditandai dengan lebih aktif di malam hari, sehingga Mum bisa merasakan segala aktivitasnya pada saat ini. Sementara di siang hari cenderung tidak ada aktivitas karena bayi sedang tertidur.

Telah memproduksi empedu dan sel darah merah.
Hati bayi pada trimester kedua telah mengalami perkembangan dengan menghasilkan empedu yang berguna bagi pencernaannya. Sementara limfa bayi sudah mulai menghasilkan sel darah merah. Menakjubkan, ya, Mum?
Kulit tubuh janin dilapisi oleh vernix caesosa

Lapisan ini memiliki kegunaan sebagai perlindungan bagi kulit bayi dari terpapar air ketuban. Selain itu, organ-organ lainnya seperti ginjal yang bentuknya  hampir mirip dengan kacang. Jika bayi Mum berkelamin perempuan maka ovarium sudah berada pada tempatnya, begitu pula testis pada bayi berkelamin laki-laki. Bayi pun sudah memiliki kemampuan untuk menelan air ketuban, sehingga sudah dapat menghasilkan feses atau meconium.

Demikian tahap perkembangan pada trimester kedua kehamilan. Tetap jaga kondisi tubuh, ya, Mum karena saat ini bayi akan terasa lebih berat dan mulai aktif menendang, sehingga terkadang akan merasakan sensasi kaget dan rasa sakit. Keguguran pun jarang terjadi pada usia kehamilan ini, tapi bukan berarti Mum bisa melakukan pekerjaan yang berat. Istirahat yang cukup dan tetap mengkonsumsi makanan bergizi sangat penting bagi Mum dan calon bayi.
Halaman: [1] 2 ... 10