Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 09:05:02 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 41
Total: 41

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

ada yg bisa kasih masukan gak? cara2 agar Indonesia kembali bangkit!!!!!!

Dimulai oleh Karno Giyantono, Juni 29, 2009, 09:20:24 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

ghostdoors

saya ngrti mksd anda. memang beda aplikasi pmrntah pusat dg daerah. sprti halnya di aceh yg menerapkan syariat islam.dan itupun kebajikan pemrnth daerah yg dharapkn rakyat hy tdk lbh dr 10% dr kbjatan pmrntah pusat dan daerah laenya..!
trus bgmn juga dg pngusiran pdagang k5 dSBY,Mksr,ambon,dll. yg jlas tnpa solusi.tiap hr dtarik iuran..?!!
wah..wah..wah..,brita soal kmdo memang bredar bbrp bln yg lalu.salah satu media yg mengulasnya adl TVone dan koran jawapost.
tryt hbt bner pmrnth.bgitu pntar menutupi kbejatan kasus ini.sampe2 anda tdk tau.
coba anda tanya sana sama org flores atau aktvis pcnta bnatang/lngkungan..!
unpublication yg hebat..! >:(
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

Dhantez

Kutip dari: soviet regarda pada Oktober 19, 2009, 07:35:46 PM
KutipMari kita imbangi berita2 kejelekan pemerintah dgn yg positif2 shg qt ttp bisa optimis dgn masa depan bangsa ini..
ya..
dan masa depan yang cerah buat bangsa ini bukan dari berita dan cerita..
yang seolah-olah baik..
membuat yang jelas-jelas ngawur terabaikan dan terlupakan..


Jadi menurut Anda lebih baik kita denger yg buruk2 terus..
membuat yang jelas-jelas baik terabaikan dan terlupakan..??


Kutip dari: ghostdoors pada Oktober 19, 2009, 07:41:30 PM
wah..wah..wah..,brita soal kmdo memang bredar bbrp bln yg lalu.salah satu media yg mengulasnya adl TVone dan koran jawapost.
tryt hbt bner pmrnth.bgitu pntar menutupi kbejatan kasus ini.sampe2 anda tdk tau.
coba anda tanya sana sama org flores atau aktvis pcnta bnatang/lngkungan..!
unpublication yg hebat..! >:(

Saya hanya menanyakan ulang dgn harapan anda akan berbaik hati memberikan link beritanya.. sehingga saya tdk perlu cari org flores atau pecinta lingkungan utk menanyakannya.. Forum ini utk share pengetahuan bukan?

Dan jika saya tdk tahu berita itu tdk perlu begitu skeptisme nya anda thd pemerintah.. saya akui emg bbrp bulan yg lalu sy krg memperhatikan berita.

Kutip dari: ghostdoors pada Oktober 19, 2009, 06:10:05 AM
@dhantez
buka mata, buka tlinga, buka hati lebar2 bung..!
kenaikan haji bkn patokan suatu prtumbuhan ekonm dngri ni bung..! coba lht sono..,angka statistik pnganggurn dr th k th..!
jelaslah sistem busuk ORBA. slh stunya,prekonomian indnsia msh dpegang para cukong2..! bohong besar kl prknmian negri ni dah naek..!
msuk nya invstr asing dnegri ni krn praturn yg mnguntungkn mreka.tp mrugikn jutaan rkyat ni..!
sistem baikah..??

Wah yg ini terlewat, maaf.. :)

OK, saya selalu berusaha buka mata, telinga, dan hati kok.. thx sudah diingatkan ;)

Bagian mana dari tulisan saya yg menyatakan kenaikan haji adl indikator pertumbuhan ekonomi?? :-\  Poin yg saya maksudkan BUKAN kenaikan haji = ekonomi meningkat.. TAPI kenaikan haji = ekonomi kita ada di pengusaha kecil dan menengah.

Pengangguran adl indikator kemajuan ekonomi?
Kita ukur dari segi GDP: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.])
Lihat Cina (GDP terbesar ke-3 di dunia).. Masalah pengangguran gila2an disana
Lihat Rusia (GDP nmr 9) dan India (GDP terbesar nmr 12).. Anda tentu jg tahu masalah kemiskinan di kedua negara tersebut

Nah, dari situ kita bisa melihat bahwa pertumbuhan ekonomi tdk selalu identik dgn hilangnya masalah kemiskinan dan pengangguran. Yg jadi isu bersama adl.. bagaimana biar pertumbuhan ekonomi bisa dinikmati oleh semua rakyat..?? Saya katakan "isu bersama" krn pemerintah sendiri saja tdk bakal bisa menyelesaikan masalah pengangguran.

Mari kita runut penyebab pengangguran..
(1) Tidak cukupnya lapangan kerja utk menyerap semua angkatan kerja..
itu disebabkan oleh..
(2) Pertumbuhan lapangan kerja tdk seimbang dgn pertumbuhan angkatan kerja
itu disebabkan oleh..
(3) Kurang banyaknya pihak yg berinvestasi utk membuka usaha baru

Nah yg terakhir inilah yg menjadi "isu bersama".. Pemerintah tdk mungkin terus2an buka lapangan usaha kan?

oiya, soal investor asing, anda tentu tahu kan bagaimana hebatnya birokrasi kita utk bisa membuat mereka membatalkan minat menanamkan modalnya di negara ini? ;)

segini dulu deh..  ;D
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

soviet regarda

KutipJadi menurut Anda lebih baik kita denger yg buruk2 terus..membuat yang jelas-jelas baik terabaikan dan terlupakan..??
ga juga..
maksud saya, pemberitaan yang "seolah-olah baik" jangan membuat kita lengah dan lupa pada kelicikan dan kebusukan penguasa...kemudian malah membuat kita menjadi terbiasa dibohongi..
misal..
kasus lapindo..gimana juntrungannya?
kebohongan janji2 elit semasa kampanye?
janji pemerintah mensejahterakan guru? (mensejahterakan sikapol tanpa janji malah iya)
cape2 reformasi eh sistem politik orba malah balik lagi (tambah kuat pula)..
kita ini sering ditipu mentah-mentah dan dipermainkan tapi ko ga sadar2..
malah merasa cukup senang hanya dengan mendengar berita yg katanya bagus dan baik..
berita? lha stasiun televisi dan media massa besar penyiar berita itu punya siapa sih..?

Kutipkenaikan haji = ekonomi kita ada di pengusaha kecil dan menengah.
ko bisa?
kalo tinggal di desa..
jelas terlihat banyak orang jual tanah/sawah..
hanya karena pengen piknik ke arab..
tanahnya dibeli si tuan tanah dan si pengusaha kemaruk..
pulang piknik dari arab..orang desa cuma bisa ngimpi masuk surga..
sawahnya udah disulap jadi mini market,mall,pabrik atw perumahan..

KutipKita ukur dari segi GDP: [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]) Lihat Cina (GDP terbesar ke-3 di dunia).. Masalah pengangguran gila2an disana
Lihat Rusia (GDP nmr 9) dan India (GDP terbesar nmr 12)..
Kata si wikipedidut juga:
KutipProduk domestik bruto (Gross Domestic Product) merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Dalam perhitungan GDP ini, termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan
nah produksi tukang kerak telor sama produksi pt freeport kan beda..
tukang kerak telor cuma bisa menghasilkan komoditi senilai 2500 perak..
pt freeport bisa menghasilkan senilai 2,3 miliar dolar AS..
tapi karena sama2 berada dalam satu negara ngitungnya di rata2kan..
maka itung2ngan seperti itu hanya menutupi realita saja..

masih dalam si wikipedidut...
ada juga daftar negara-negara di dunia berdasarkan produk domestik bruto (PDB)...
diliat aja yang bikin statistik siapa...
1.Dana Moneter Internasional    
2.Bank Dunia
3..CIA World Factbook..CIA?

Masih Berdasarkan wikipedidut lagi..
konsep pendapatan nasional katanya kan ada
- Produk Domestik Bruto (GDP)
- Produk Nasional Bruto (GNP)
- Produk Nasional Neto (NNP)
- Pendapatan Nasional Neto (NNI)
- Pendapatan Perseorangan (PI)
- Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)
kenapa statistik gdp lengkap tapi statistik PI (pendapatan perseorangan) susah nyarinya?

KutipMari kita runut penyebab pengangguran..
(1) Tidak cukupnya lapangan kerja utk menyerap semua angkatan kerja..
itu disebabkan oleh..
(2) Pertumbuhan lapangan kerja tdk seimbang dgn pertumbuhan angkatan kerja
itu disebabkan oleh..
(3) Kurang banyaknya pihak yg berinvestasi utk membuka usaha baru
1.disebabkan oleh capitalist bastard..
2.disebabkan oleh capitalist bastard..
3 X_X

KutipPemerintah tdk mungkin terus2an buka lapangan usaha kan?
kapan pemerintah membuka lapangan usaha selain jadi pns?

Kutipoiya, soal investor asing, anda tentu tahu kan bagaimana hebatnya birokrasi kita utk bisa membuat mereka membatalkan minat menanamkan modalnya di negara ini?
ngurus ktp aja harus bayar pungli..
klo ga bayar dipersulit..malah bisa ga dibikinin juga..
apalagi ngurus ijin invertasi..selain banyak saingan..
punglinya lebih gede dari bikin ktp tuh..



ksatriabajuhitam

Kutip dari: Dhantez pada Oktober 24, 2009, 03:20:57 AM
...
Mari kita runut penyebab pengangguran..
(1) Tidak cukupnya lapangan kerja utk menyerap semua angkatan kerja..
itu disebabkan oleh..
(2) Pertumbuhan lapangan kerja tdk seimbang dgn pertumbuhan angkatan kerja
itu disebabkan oleh..
(3) Kurang banyaknya pihak yg berinvestasi utk membuka usaha baru

Nah yg terakhir inilah yg menjadi "isu bersama".. Pemerintah tdk mungkin terus2an buka lapangan usaha kan?

oiya, soal investor asing, anda tentu tahu kan bagaimana hebatnya birokrasi kita utk bisa membuat mereka membatalkan minat menanamkan modalnya di negara ini? ;)

segini dulu deh..  ;D

satu hal yang perlu diingat dan diperhatikan dalam pengambilan keputusan:
"Kita tidak harus memulai segala sesuatu dari NOL"

tidak harus untuk bisa membuat mobil, harus bisa membuat mur
tidak harus untuk bisa membuat komputer, harus bisa membuat kapasitor

dengan memanfaatkan hal ini, sebetulnya negara berkembang punya peluang untuk melakukan "lompatan", karena komponen dasarnya telah dikembangkan oleh negara maju
(kita lihat bagaimana perusahaan China bernama Lenovo mengakuisisi IBM PC Division)

short-cut nya memang ialah investasi,
harus dibarengi dengan niat baik dan jatidiri pemerintah
(kita tidak bisa hidup di negri utopia; korupsi memang sangat harus dihindari, tetapi jika ada dalam toleransi yang tidak terlalu mengganggu, mungkin bisa diterima asalkan tidak ada tendensi untuk naik)

investasi akan menciptakan lapangan kerja,
lapangan kerja melatih skill para buruh dan pekerja,
makin banyak dibuka pabrik / perusahaan, makin besar demand akan tenaga kerja, naiklah nilai jual pekerja,

(jika ada 1 pabrik saja di suatu daerah, pabrik bisa semena-mena menentukan upah; tetapi jika ada 2 pabrik, maka kedua pabrik akan bersaing untuk mempertahankan pekerja; jika ada 3,...; jika ada 4,...; jika ada 10,...;)
not all the problems could be solved by the sword, but sword holder take control of problems.
ForSa versi mobile: http://www.forumsains.com/forum?wap2

soviet regarda

Kutipdengan memanfaatkan hal ini, sebetulnya negara berkembang punya peluang untuk melakukan "lompatan", karena komponen dasarnya telah dikembangkan oleh negara maju
(kita lihat bagaimana perusahaan China bernama Lenovo mengakuisisi IBM PC Division)
dan negara terbelakang yang sukses melakukan lompatan jauh kedepan adalah rusia..meskipun jaman tsar hanya menjadi kacung eropa, tak lama setelah revolusi bolshevik soviet rusia bangkit menjadi pesaing AS,  meskipun akhirnya ussr bubar tapi bangsa rusia tetap tidak menjadi kacung eropa..

Kutipshort-cut nya memang ialah investasi,harus dibarengi dengan niat baik dan jatidiri pemerintah
short cutnya adalah berdikari, pemerintah indonesia setelah naik dan jatuhnya siharto (kecuali gusdur) tidak punya political will yang baik terhadap kaumminus..

Kutip(kita tidak bisa hidup di negri utopia; korupsi memang sangat harus dihindari, tetapi jika ada dalam toleransi yang tidak terlalu mengganggu, mungkin bisa diterima asalkan tidak ada tendensi untuk naik)
korupsi sekecil apapun tidak bisa ditoleransi..

Kutipinvestasi akan menciptakan lapangan kerja,lapangan kerja melatih skill para buruh dan pekerja,makin banyak dibuka pabrik / perusahaan, makin besar demand akan tenaga kerja, naiklah nilai jual pekerja,
dan seluruh rakyat indonesia menjadi buruh agar bisa menjalankan pabrik yang dimiliki sang investor yang dermawan dan baik hati..

Kutipjika ada 1 pabrik saja di suatu daerah, pabrik bisa semena-mena menentukan upah; tetapi jika ada 2 pabrik, maka kedua pabrik akan bersaing untuk mempertahankan pekerja; jika ada 3,...; jika ada 4,...; jika ada 10,...kedip
jika ada tiga pabrik..banyak sawah yang akan digusur..
jika ada 4 pabrik..orang desa yang tadinya menggarap tanah sendiri..harus menjual tenaganya di pabrik milik orang agar bisa makan..
jika ada 10 pabrik..pemerintah mempersiapkan rakyatnya untuk menjadi buruh..

oyi

masalah bangsa ini adalah momen inersia yang terlalu besar, susah untuk bergerak............. dan berubah

tapi jangan menyerah, sekali kita bergerak akan sulit untuk dihentikan...hahahhaha

cronny

Kutip dari: oyi pada Oktober 24, 2009, 09:23:51 AM
masalah bangsa ini adalah momen inersia yang terlalu besar, susah untuk bergerak............. dan berubah

tapi jangan menyerah, sekali kita bergerak akan sulit untuk dihentikan...hahahhaha

Kalau ngomong besar mah lebih besar china... tapi disana tuh bisa cepat berubah dan maju.. Karena emang pemerintah nya ngak main2..
Yg ketauan korupsi uang negara, taruhan nya nyawa... kejam sih, tapi efektif.
Baru2 ini gua dapat kabar, importir/ eksportir gelap, itu juga di habisin. Katanya merugikan negara.

Kalau indo bisa setegas itu, pasti nih negara maju... cuma yah itu, bisa setegas itu ngak pemerintah nya? apa kita mao pemerintah setegas itu? gua terus terang sih lebih suka yg moderat aja, jangan sampe ekstrim.
God made me an atheist. Who are you to question his wisdom?

soviet regarda

KutipKalau ngomong besar mah lebih besar china... tapi disana tuh bisa cepat berubah dan maju.. Karena emang pemerintah nya ngak main2..
Yg ketauan korupsi uang negara, taruhan nya nyawa... kejam sih, tapi efektif.
Baru2 ini gua dapat kabar, importir/ eksportir gelap, itu juga di habisin. Katanya merugikan negara.
penguasa indonesia ga punya negara..
cuma punya perut dan sodara..

KutipKalau indo bisa setegas itu, pasti nih negara maju... cuma yah itu, bisa setegas itu ngak pemerintah nya? apa kita mao pemerintah setegas itu?
udah ko..pemerintah dan hukum indonesia udah sangat tegas kalo menindak orang2 kere..
tapi mendadak ciut kalo berurusan dengan duit...
orang yang banyak duit..? dijamin semua urusan lancar..

Kutipgua terus terang sih lebih suka yg moderat aja, jangan sampe ekstrim.
penguasa bathil harus digebuk dengan cara yang ekstrim..

Dhantez

Kutip dari: soviet regarda pada Oktober 24, 2009, 05:41:58 AM
KutipJadi menurut Anda lebih baik kita denger yg buruk2 terus..membuat yang jelas-jelas baik terabaikan dan terlupakan..??
ga juga..
maksud saya, pemberitaan yang "seolah-olah baik" jangan membuat kita lengah dan lupa pada kelicikan dan kebusukan penguasa...kemudian malah membuat kita menjadi terbiasa dibohongi..

Iya saya tahu maksud bung soviet.. (saya panggil bung az ya? kekna pantes ;D)
Maksud saya jg bukan denger yg positif2 dan semena2 melupakan keburukannya.. Makanya kata yg saya pakai di posting saya yg dulu adalah "mengimbangi"

Dengar yg buruk2 utk membuat kita kritis dan tahu apa yg harus diperbaiki, dan disaat yg sama..
dengar yg positif utk membuat kita ttp optimis dan ada alasan utk terus berjuang dan mencintai negeri ini

Kutip dari: soviet regarda pada Oktober 24, 2009, 05:41:58 AM
Kutipkenaikan haji = ekonomi kita ada di pengusaha kecil dan menengah.
ko bisa?
kalo tinggal di desa..
jelas terlihat banyak orang jual tanah/sawah..
hanya karena pengen piknik ke arab..

Ya, realita itu memang ada, tapi apakah mayoritas..?
Saya tdk punya data pasti sih, informasi ttg kenaikan haji itu saya "catut" dari seminar entrepreneurshipnya Kebab Turki..

Tapi jika pertanyaannya apakah ekonomi Indonesia berpusar di masyarakat maka jawabannya adl YA.
Ingat ekonomi yg saya maksud bukanlah "kebijakan ekonomi", tp "kekuatan ekonomi".

Ekonomi Indonesia merupakan consumption-driven economy, yg artinya digerakkan oleh konsumsi..
Nah, dengan demikian warung2 kecil, toko kelontong, dkk bisa "tergerak".. (Perusahaan besar Indonesia juga didominasi produsen barang konsumsi harian spt Indofood, Unilever, Sosro, rokok, telekomunikasi)

Soal GDP di post selanjutnya
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

Dhantez

Kutip dari: soviet regarda pada Oktober 24, 2009, 05:41:58 AM
Nah produksi tukang kerak telor sama produksi pt freeport kan beda..
tukang kerak telor cuma bisa menghasilkan komoditi senilai 2500 perak..
pt freeport bisa menghasilkan senilai 2,3 miliar dolar AS..
tapi karena sama2 berada dalam satu negara ngitungnya di rata2kan..
maka itung2ngan seperti itu hanya menutupi realita saja..

masih dalam si wikipedidut...
ada juga daftar negara-negara di dunia berdasarkan produk domestik bruto (PDB)...
diliat aja yang bikin statistik siapa...
1.Dana Moneter Internasional    
2.Bank Dunia
3..CIA World Factbook..CIA?

Masih Berdasarkan wikipedidut lagi..
konsep pendapatan nasional katanya kan ada
- Produk Domestik Bruto (GDP)
- Produk Nasional Bruto (GNP)
- Produk Nasional Neto (NNP)
- Pendapatan Nasional Neto (NNI)
- Pendapatan Perseorangan (PI)
- Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)

kenapa statistik gdp lengkap tapi statistik PI (pendapatan perseorangan) susah nyarinya?

Pendapatan perseorangan? setahu saya mendapatkan data yg sangat detail butuh waktu yg panjang dan metode yg rumit.. Belum lagi pendapatan termasuk data yg privasi, misal jika kita tanya (survey) member forsa ttg pendapatan pribadinya blm tentu ada separuh yg mau memberikan data itu.

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Dibanding statistik lain spt GNP, justru GDP lebih mencerminkan kekuatan ekonomi suatu negara..

Misal, Toyota (perusahaan asing) menjual mobil di indonesia.. maka perhitungan GNP tidak akan memasukkannya..
Belum lagi Unilever, Coca Cola, HM Sampoerna, Indosat, XL, Telkomsel..(yg semuanya kini kepemilikan asing)
Artinya, biarpun mereka perusahaan asing, tp konsumsinya dilakukan oleh orang Indonesia..
Sehingga pengukuran kekuatan ekonomi akan lebih akurat menggunakan GDP

Nah, sekarang coba buka data GDP terbaru Indonesia dari BPS lewat link di atas
Konsumsi barang dan jasa harian membentuk 60% dari GDP kita.. Freeport jelas tidak masuk ke 60% ini, krn mereka bukan produsen consumer goods..
justru penjual kerak telor yg bung soviet sampaikan yg akan ada di bagian ini.

Kutip dari: soviet regarda pada Oktober 24, 2009, 05:41:58 AM
KutipPemerintah tdk mungkin terus2an buka lapangan usaha kan?
kapan pemerintah membuka lapangan usaha selain jadi pns?


Banyaakkk....
Pembangunan jalan tol, perumnas, infrastruktur, perkebunan, dst dst

Meskipun itu tdk tetap, pembangunan yg berkelanjutan dan strategis memungkinkan utk menyediakan lapangan kerja scr terus menerus.. (itu teorinya yah... klo pembangunannya ga berkelanjutan dan ga strategis, yaa.. :D)
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

Dhantez

Kutip dari: ksatriabajuhitam pada Oktober 24, 2009, 07:12:44 AM
satu hal yang perlu diingat dan diperhatikan dalam pengambilan keputusan:
"Kita tidak harus memulai segala sesuatu dari NOL"

tidak harus untuk bisa membuat mobil, harus bisa membuat mur
tidak harus untuk bisa membuat komputer, harus bisa membuat kapasitor

dengan memanfaatkan hal ini, sebetulnya negara berkembang punya peluang untuk melakukan "lompatan", karena komponen dasarnya telah dikembangkan oleh negara maju
(kita lihat bagaimana perusahaan China bernama Lenovo mengakuisisi IBM PC Division)

short-cut nya memang ialah investasi,
harus dibarengi dengan niat baik dan jatidiri pemerintah
(kita tidak bisa hidup di negri utopia; korupsi memang sangat harus dihindari, tetapi jika ada dalam toleransi yang tidak terlalu mengganggu, mungkin bisa diterima asalkan tidak ada tendensi untuk naik)

investasi akan menciptakan lapangan kerja,
lapangan kerja melatih skill para buruh dan pekerja,
makin banyak dibuka pabrik / perusahaan, makin besar demand akan tenaga kerja, naiklah nilai jual pekerja,

...

Yupz, saya sependapat KBH..

Ttg produksi yg tidak harus dr awal, istilahnya adl Frogleapping..
China melakukan ini jg dalam produksi mobil hibrid, diukur dr jumlah produksi mereka bahkan melewati jepang dan eropa.

Korea jg dulu melakukan lompatan..
shg skrg Samsung dan LG bisa mengimbangi Sony

Artikel ttg kompetisi kemajuan teknologi antar Eropa - Jepang - Eropa ini klo tidak salah dikenal dgn istilah cow, rat, bee competition..

... ...
bingung mw nulis apa lagi hahaha.. :D
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

soviet regarda

KutipIya saya tahu maksud bung soviet.. (saya panggil bung az ya? kekna pantes nyengir)
bung az? maksudnya?

Kutipdengar yg positif utk membuat kita ttp optimis dan ada alasan utk terus berjuang dan mencintai negeri ini
sip..!
cintailah negeri ini dan terus berjuang untuk kaummninus..
bukan untuk pemerintah..

KutipYa, realita itu memang ada, tapi apakah mayoritas..?
bukankah realita tidak membedakan minor mayor?

KutipSaya tdk punya data pasti sih, informasi ttg kenaikan haji itu saya "catut" dari seminar entrepreneurshipnya Kebab Turki..Tapi jika pertanyaannya apakah ekonomi Indonesia berpusar di masyarakat maka jawabannya adl YA.Ingat ekonomi yg saya maksud bukanlah "kebijakan ekonomi", tp "kekuatan ekonomi".
ya..tapi...
Kutipkenaikan haji = ekonomi kita ada di pengusaha kecil dan menengah.
kenaikan haji tidak sama dengan ekonomi kita ada di pengusaha kecil dan menengah..

KutipEkonomi Indonesia merupakan consumption-driven economy, yg artinya digerakkan oleh konsumsi..Nah, dengan demikian warung2 kecil, toko kelontong, dkk bisa "tergerak".. (Perusahaan besar Indonesia juga didominasi produsen barang konsumsi harian spt Indofood, Unilever, Sosro, rokok, telekomunikasi)
ekonomi yang digerakan oleh konsumsi artinya..
pemerintah harus menjaga agar..
duit rakyat ngalir dengan lancar kepada pemilik alat produksi..

KutipPendapatan perseorangan? setahu saya mendapatkan data yg sangat detail butuh waktu yg panjang dan metode yg rumit..
ya..penguasa memang ga mau repot ngurusin ekonomi si kere..
boro-boro mau ngurusin..mau tau aja engga..

Kutipbelum lagi pendapatan termasuk data yg privasi, misal jika kita tanya (survey) member forsa ttg pendapatan pribadinya blm tentu ada separuh yg mau memberikan data itu.
belum dicoba..

KutipMisal, Toyota (perusahaan asing) menjual mobil di indonesia.. maka perhitungan GNP tidak akan memasukkannya..Belum lagi Unilever, Coca Cola, HM Sampoerna, Indosat, XL, Telkomsel..(yg semuanya kini kepemilikan asing) Artinya, biarpun mereka perusahaan asing, tp konsumsinya dilakukan oleh orang Indonesia..Sehingga pengukuran kekuatan ekonomi akan lebih akurat menggunakan GDP
pengukuran kekuatan modal...
rakyat kita kita cuma jadi buruh dan konsumen..

KutipNah, sekarang coba buka data GDP terbaru Indonesia dari BPS lewat link di atas
Konsumsi barang dan jasa harian membentuk 60% dari GDP kita.. Freeport jelas tidak masuk ke 60% ini, krn mereka bukan produsen consumer goods..
justru penjual kerak telor yg bung soviet sampaikan yg akan ada di bagian ini.
menarik bung..
mari tingkatkan konsumsi kerak telor masyarakat..he

KutipBanyaakkk....Pembangunan jalan tol, perumnas, infrastruktur, perkebunan, dst dst
Meskipun itu tdk tetap, pembangunan yg berkelanjutan dan strategis memungkinkan utk menyediakan lapangan kerja scr terus menerus.. (itu teorinya yah... klo pembangunannya ga berkelanjutan dan ga strategis, yaa.. ketawa)
teori yang bagus..
mari kita berharap pada kebaikan penguasa..

KutipTtg produksi yg tidak harus dr awal, istilahnya adl Frogleapping..
China melakukan ini jg dalam produksi mobil hibrid, diukur dr jumlah produksi mereka bahkan melewati jepang dan eropa.
Korea jg dulu melakukan lompatan..
shg skrg Samsung dan LG bisa mengimbangi Sony
Artikel ttg kompetisi kemajuan teknologi antar Eropa - Jepang - Eropa ini klo tidak salah dikenal dgn istilah cow, rat, bee competition..
ya..dan indonesia juga seharusnya melakukan lompatan dengan merombak investor minded..
memperbanyak lahan sawah untuk ketahanan pangan dan lapangan kerja..
jadi tidak perlu ngimpor beras kualitas rendah..
tidak ada yang kelaparan..
sistem ekonomi berdikari berbasis agraris sepertinya akan menjadi kekuatan ekonomi politik yang baik bagi kaumminus..
bukan memohon dan berharap datangnya capitalist bastard yang akan menggusur sawah jadi pabrik lantas berubah jadi gurita ekploitator kaumminus....

lanjut bang.. :)



ghostdoors

saya tambahkan bung, tdk hy ekonomi agraris saja melainkan kelautan juga sgt berpotensi...!!! mengingat negara kita adl negara kepulauan...!!

@bung dhantez ni slh satu link  soal komodo:
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

sebenarnya msh byk di media2 lain,masak saya tulis smua...??? cepek deh..!!!

kalo anda hy mengandalkan data dr BPS apalagi dr pihak asing, apa itu tdk kurang valid bung..??coba anda cari data dr LSM independent lainya dunk...!!!

saya rasa penjelasan dr comerade soviet cukup jelas bung dhantez....!!! apa mau ditambah lagi...???!!!!
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

dewaruci

Selama ini, kita membangun dengan pertimbangan politis.
Hanya mengakomodir kepentingan golongan tertentu.
Ini membikin pembangunan disusun dengan MIMPI bukan dengan PERENCANAAN

Sekarang SBY kelihatannya lebih holistik pemikirannya, meski masih kuat pengaruh partai-nya (aspek politisnya).
Tapi sapa tau pemikiran holistik bisa lebih adil dalam melaksanakan pembangunan.

Ini hanya sebuah artikel untuk memberikan usulan agar pemrentah memperhatikan aspek teknis, bukan politis melulu:
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

soviet regarda

KutipSelama ini, kita membangun dengan pertimbangan politis.
Hanya mengakomodir kepentingan golongan tertentu.
Ini membikin pembangunan disusun dengan MIMPI bukan dengan PERENCANAAN
jadi penguasanya dan sistem kekuasaannya harus diganti..
harus dirombak..biar pembangunan disusun dengan perencanaan bukan dengan mimpi..

KutipSekarang SBY kelihatannya lebih holistik pemikirannya, meski masih kuat pengaruh partai-nya (aspek politisnya).Tapi sapa tau pemikiran holistik bisa lebih adil dalam melaksanakan pembangunan.
pengaruh politis bukan masih kuat..tapi tambah kuat..

KutipIni hanya sebuah artikel untuk memberikan usulan agar pemrentah memperhatikan aspek teknis, bukan politis melulu:
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
ini usulan buat pemerintah ya?
udah diliatin ke si sby belum?