Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Oktober 20, 2021, 05:18:00 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139668
  • Total Topik: 10408
  • Online Today: 64
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 39
Total: 39

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik  (Dibaca 3828 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline Alicha

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 120
  • IQ: 16
  • Gender: Wanita
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
« pada: April 20, 2009, 12:04:17 PM »
SejarahFisipol UGM berawal dari Akademi Ilmu Politik (AIP) yang didirikan untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran tinggi kepada calon-calon petugas dalam bidang pemerintahan dalam negeri, urusan luar negeri dan bidang penerangan. Namun, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 23 tahun 1949, tentang "Peraturan Sementara tentang Penggabungan Perguruan Tinggi Menjadi Universiteit", AIP bersama akademi-akademi lain dilebur ke dalam universitas dengan nama "Universiteit Negeri Gadjah Mada".
Dalam perkembangan selanjutnya untuk meninggikan derajat perguruan tinggi akademi-akademi itu, pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah No. 30 tahun 1950, tentang "Penghapusan Bentuk Akademi dalam Lingkungan Universiteit Negeri Gadjah Mada". Berdasarkan PP tersebut, Akademi Ilmu Politik dihapus dan sebagai gantinya dibentuk Bagian Sosial dan Politik yang berada dalam Fakulteit Hukum. Sejak saat itu, "Fakulteit Hukum" berubah nama menjadi " Fakulteit Hukum, Sosial dan Politik" yang terdiri dari Bagian Hukum dan Bagian Sosial dan Politik. Bagian Sosial dan Politik mempunyai tingkat Bakaloreat maupun Doktoral Ilmu Sosial dan Politik dengan tiga jurusan, yaitu: Jurusan Pemerintahan, Jurusan Hubungan Internasional, dan Jurusan Publicitit. Pada tahun berikutnya, nama Jurusan Publicitit mendapat perluasan menjadi Jurusan Kemasyarakatan dan Publisitit. Perkembangan ilmu-ilmu sosial dan politik dan dinamika sosial-politik di Indonesia melahirkan tuntutan mengembangkan Bagian Sosial dan Politik. Tuntutan ini yang pada akhirnya meningkatkan Bagian Sosial dan Politik menjadi fakultas tersendiri. Pada 19 September 1955, Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia memberlakukan "Peraturan tentang Melengkapkan Susunan Universitas Gadjah Mada" tentang pendirian Fakultas Sosial dan Politik. Tanggal 19 September 1955 kemudian ditetapkan menjadi hari jadi Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada dengan lima jurusan, yaitu Jurusan Ilmu Usaha Negara (dahulu Jurusan Ilmu Pemerintahan), Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Jurusan Ilmu Publisistik, Jurusan Sosiologi dan Jurusan Sosiatri. Sistem pengajaran pada Fakultas Sosial dan Politik dibedakan dalam 4 tingkat yaitu: Persiapan, Kandidat, Bakaloreat, dan Doktoral. Perkembangan dan tuntutan untuk merespon dinamika di masyarakat menyebabkan pada tahun akademi 1964/1965 Jurusan Pemerintahan yang dulu dihapuskan, didirikan kembali sebagai satu jurusan yang berdiri sendiri. Dan pada tahun 1983 jurusan Ilmu Publisistik dirubah namanya menjadi Jurusan Ilmu Komunikasi.
 Sejak pertama kali didirikan hingga tahun 1973, kampus Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada adalah di Pagelaran dan Sitihinggil Kraton Yogyakarta, yang ditempati bersama-sama dengan Fakultas Hukum (di bagian Barat) dan Fakultas Sosial dan Poiltik sendiri di bagian timur. Menjelang akhir tahun 1973, ketika gedung baru untuk Fakultas Sosial dan Politik di kampus Bulaksumur selesai, maka secara resmi Fakultas Sosial dan Politik pindah ke Bulaksumur. Di Bulaksumur ini Fakultas Sosial dan Politik juga mencatat sejarah penting dalam pertumbuhan kehidupannya, yaitu dengan diintegrasikannya Balai Pembinaan Administrasi Universitas Gadjah Mada ke dalam fakultas ini. Dengan adanya integrasi tersebut maka Fakultas Sosial dan Politik ini kalau dilihat dari sarana pendidikan yang dimiliki menjadi semakin besar. Keputusan rektor No. 24 tahun 1978 menyatakan bahwa semua fasilitias dan sarana yang dimiliki oleh Badan Administrasi Balai Pembinaan Administrasi Universitas Gadjah Mada, termasuk para dosennya diintergrasikan secara menyeluruh ke dalam Fakultas Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada.
"Jadilah Orang Yang Berguna Bagi Bangsa Dan Yang Lain

Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
7 Jawaban
4544 Dilihat
Tulisan terakhir November 09, 2009, 02:02:24 PM
oleh soviet regarda
32 Jawaban
15250 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 24, 2010, 05:39:14 AM
oleh r.a.n
0 Jawaban
1652 Dilihat
Tulisan terakhir November 08, 2011, 04:26:11 AM
oleh Monox D. I-Fly
0 Jawaban
2210 Dilihat
Tulisan terakhir November 30, 2016, 11:00:55 PM
oleh Im
0 Jawaban
1074 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 03, 2016, 11:43:17 AM
oleh Im