Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 26, 2022, 06:52:46 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 62
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 44
Total: 44

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Hari Raya Lebaran, Kota-kota Besar Diserbu Pengemis

Dimulai oleh cleo, September 05, 2010, 05:46:14 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

cleo

Kutip dari: syx link=topic=8031.msg102797#msg102797
dengan pembahasan yang kadang kita ga ngerti

Kutip dari: syx link=topic=8031.msg102797#msg102797makanya anggota DPR butuh juga refreshing, jalan-jalan ke luar negeri... biasanya dengan begitu ide baru terkumpul. ide apa aja yang bisa diborong buat anak, istri, kenalan, tetangga sebelah rumah, ato selingkuhan.

LOL. Ini sama saja ngeledek, mas!

Memang apa yang pernah dihasilkan melalui studi banding tersebut, atau dari rapat-rapat yang sering dilaksanakan? Bukankah lebih seringnya bertentangan dengan apa yang dikehendaki rakyat? Aspirasi rakyat, tapi rakyat yang mana? Bakrie juga rakyat, pengusaha oportunis juga rakyat...

DPR kita kurang produktif. Saya tidak terlalu mengerti pentingkah dilaksanakan reshuffle kabinet, tapi andai bisa, reshuffle DPR juga. Yang bagian bau dan busuk dibuang. Sayangnya, itu bukan hak prerogatif Presiden karena secara legal, keduanya tidak bisa saling menjatuhkan.

cleo

Kutip dari: syx link=topic=8031.msg102797#msg102797
dengan pembahasan yang kadang kita ga ngerti

Kutip dari: syx link=topic=8031.msg102797#msg102797makanya anggota DPR butuh juga refreshing, jalan-jalan ke luar negeri... biasanya dengan begitu ide baru terkumpul. ide apa aja yang bisa diborong buat anak, istri, kenalan, tetangga sebelah rumah, ato selingkuhan.

LOL. Ini sama saja ngeledek, mas!

Memang apa yang pernah dihasilkan melalui studi banding tersebut, atau dari rapat-rapat yang sering dilaksanakan? Bukankah lebih seringnya bertentangan dengan apa yang dikehendaki rakyat? Aspirasi rakyat, tapi rakyat yang mana? Bakrie juga rakyat, pengusaha oportunis juga rakyat...

DPR kita kurang produktif. Saya tidak terlalu mengerti pentingkah dilaksanakan reshuffle kabinet, tapi andai bisa, reshuffle DPR juga. Yang bagian bau dan busuk dibuang. Sayangnya, itu bukan hak prerogatif Presiden karena secara legal, keduanya tidak bisa saling menjatuhkan.

syx

Kutip dari: cleo pada September 20, 2010, 05:45:34 PM
DPR kita kurang produktif. Saya tidak terlalu mengerti pentingkah dilaksanakan reshuffle kabinet, tapi andai bisa, reshuffle DPR juga. Yang bagian bau dan busuk dibuang. Sayangnya, itu bukan hak prerogatif Presiden karena secara legal, keduanya tidak bisa saling menjatuhkan.
jangan dibilang kurang produktif... tetapi berhati-hati banget dalam membuat undang-undang. UU kan ntar efeknya bisa besar bagi seluruh rakyat indonesia. musti ati-ati supaya jangan ada yang ntar merasa dipinggirkan ato dimusuhi. kalo sampe salah memutuskan ntar bisa didemo, diomeli, disindir, dll. jadi wakil rakyat udah susah, disorot sana sini, nguap dan ngupil di ruang sidang aja bisa masuk tivi... apalagi kalo sampe salah ambil keputusan ato salah bikin undang-undang.

cleo

Ngupil? Maksudnya pas Roy Sayur?

Mengecewakan kalau sudah mengulur-ulur waktu dalam membuat undang-undang, ternyata apa yang dihasilkan kurang memuaskan juga. Ibarat bikinnya berbulan-bulan, hasilnya mirip seminggu.

Kata Pak Pramono Anung, keyboard komputer anggota DPR tulisannya bukan Enter, tapi ENTAR, makanya suka mengulur-ulur waktu dalam melaksanakan tugasnya. setuju?

syx

kasian banget... anggota DPR dibahas di topik pengemis.

cleo

Memang pengemis kok, terutama Pius Lustrilanang-nya.