Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Agustus 02, 2021, 11:34:38 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26721
  • Latest: joseqgq
Stats
  • Total Tulisan: 139661
  • Total Topik: 10401
  • Online Today: 324
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 36
Total: 36

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Neo-colonialism in Bali  (Dibaca 4928 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline peregrin

  • Global Moderator
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 538
  • IQ: 100
  • Gender: Wanita
  • 'truth' is a lonely thing (J.Gaarder)
Neo-colonialism in Bali
« pada: Februari 14, 2008, 06:11:51 PM »
Sebuah opini yg menarik  :)

penulisnya mengkritisi tulisan di buku2 panduan perjalanan yang seolah2 mengharapkan rakyat Bali terus mempertahankan kehidupan tradisional mereka demi memuaskan para turis, padahal kemajuan teknologi dan tuntutan jaman mau tidak mau merubah gaya hidup.

Kutip
To me this sort of attitude [tulisan2 di buku panduan perjalanan tsb] translates into -

    “You are Balinese. You have a rich traditional culture. We are tourists who bring money. We don’t want to see you sitting around watching television. We are coming to your country to experience “The East”. If you sit around watching television, you are victims of the West. Go…get back into your traditional costumes and play us some gamelan music.”

Related to this emerges the -

    “We consider you to be wonderful, generous, peace-loving people. We can’t have you being exposed to western technology which will bring out your badness… (we will study your country for you, using our paradigms and theories, we will preserve your language if you can’t or don’t want to, we will decide where you sit on the morality spectrum…)”

Kutip
It is unfortunate that tourism has brought this about. It is unfortunate that the West has come to view Bali as “Paradise”. Do the Balinese see it as Paradise? Does the struggling rice farmer contending with water shortages and hotel development see it as Paradise? Does anyone see their own land as Paradise?


Diskusi para komentatornya juga menarik  :D

Kutip
Tourism is kind of cultural voyeurism really. I am shocked to know that the way of people dealing with poverty can be an object of voyeurism, or to some extent, contesting their philanthropic idea.

Kutip
What are the costs and benefits to various parties of gradually transforming a society into a living theme park?


Kutipan sepotong2 di atas kayanya ga menjelaskan isi tulisannya ya  ;D  Baca selengkapnya langsung di situsnya aja ya  ;)

http://www.indonesiamatters.com/1595/colonialism/

« Edit Terakhir: Februari 14, 2008, 06:15:23 PM oleh peregrin »
Free software [knowledge] is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of 'free' as in 'free speech', not as in 'free beer'. (fsf)

Offline bupunsu

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 25
  • IQ: 7
Re: Neo-colonialism in Bali
« Jawab #1 pada: September 11, 2008, 11:54:21 PM »
Bali sudah mulai menjadi ladang subur untuk memutar uang bagi investor luar negeri maupun dalam negeri. Mereka memanfaatkan budaya dan ketrampilan masyarakat Bali untuk memutar uang dalam jumlah milyaran. Banyak keluhan dari teman-teman yang asli Bali, bahwa pada akhirnya orang Bali akan menjadi satpam, tukang parkir, penjual makanan, dan tidak akan menjadi pemilik hotel maupun restoran raksasa di wilayahnya sendiri.
Bukan sekedar neo-kolonialisme tetapi juga neo-kapitalisme yang muncul di sana, bahkan birokrat -kapitalisme juga berkembang subur.

Offline bupunsu

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 25
  • IQ: 7
Re: Neo-colonialism in Bali
« Jawab #2 pada: September 11, 2008, 11:59:08 PM »
Pulau Bali sudah menjadi ladang subur untuk memutar uang bagi investor asing maupun dalam negeri. Kelkuhan dari teman-teman yang asli Bali, suatu saat orang Bali hanya akan menjadi satpam, tukang parkir, penjaja makanan di negerinya sendiri, tak mungkin menjadi pemilik hotel mewah yang berderet-deret di Kuta maupun Sanur.
Bahkan pantai sudah dikapling oleh berbagai resor-resor perhotelan, padahal pantai  itu milik publik. Kapitalisme sudah merambah Bali, bukan sekedar neo-kolonialisme

Offline ninja_sakti

  • Mahasiswa
  • **
  • Tulisan: 31
  • IQ: 2
  • Gender: Pria
  • kalo malem, ngepet
Re: Neo-colonialism in Bali
« Jawab #3 pada: September 12, 2008, 12:00:31 PM »
Intinya mah bakal kejadian kayang yang dah pernah-pernah (Papua, Aceh..)
Pribumi jadi kacung, dianggap sebagai inlander saja. Tapi ya mau bagaimana lagi,
toh kita semua yang ada di sini kan korban2 kapitalis juga...

Offline lem

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 100
  • IQ: 8
Re: Neo-colonialism in Bali
« Jawab #4 pada: September 21, 2008, 02:01:40 AM »
ditambah lagi prilaku pribumi yang lebih memberikan perhatian/service lebih kepada turis internasional dibandingkan turis lokal... makin klop...
Dengan lem kita rekatkan persatuan dan kesatuan.....

Offline mozzpunkz

  • Staff
  • Dosen
  • *****
  • Tulisan: 221
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
  • Contoh yang baik adalah nasehat terbaik
Re: Neo-colonialism in Bali
« Jawab #5 pada: September 21, 2008, 03:28:39 AM »
yakinlah bro segala sesuatunya akan berubah, apalagi dengan namanya Gaya Hidup, ya pasti berubah lah...kalau masalah orang bali mau mempertahankan atau tidak gaya hidupnya, itu hak mereka, tapi yg jelas lambat laun pasti akan berubah dengan sendirinya...
Masalah colonialism yeee...susah ngebahasnya..kalau yg satu ini udah buday kali yee di  negara ini, mungkin inilah yg susah berubah...wakakaakakakkaa ;D :D
Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
1 Jawaban
4232 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 11, 2008, 05:15:12 AM
oleh skuler
0 Jawaban
1877 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 11, 2009, 11:12:51 AM
oleh monokorobo
5 Jawaban
3424 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 21, 2010, 03:08:17 AM
oleh semut-ireng
7 Jawaban
4962 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 25, 2014, 11:46:25 AM
oleh MuhammadRyan
0 Jawaban
2775 Dilihat
Tulisan terakhir November 12, 2011, 05:02:57 PM
oleh skuler