Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Januari 17, 2021, 12:55:34 AM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
Stats
  • Total Tulisan: 139618
  • Total Topik: 10381
  • Online Today: 34
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 30
Total: 30

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: Perdagangan satwa yang terancam punah  (Dibaca 6016 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline reborn

  • Founder
  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.256
  • IQ: 322
  • Gender: Pria
  • ForSa
Perdagangan satwa yang terancam punah
« pada: Februari 21, 2007, 03:39:01 PM »
Barusan baca kompas.

Kutip
Satwa-satwa yang terancam punah itu dijual terang-terangan di beberapa pasar di Palembang. Di Pasar Burung, Jalan Masjid Lama, Selasa (20/2), beberapa pedagang memajang kuskus (Phalanger spp) yang merupakan satwa langka. Belasan kuskus itu diletakkan di balik jeruji kayu.

Selain itu, beberapa pedagang menjual sigung (Mydaus javanensis), macan dahan (Felis bengalensis), dan siamang (Hylobatidae spp). Hewan-hewan langka itu dijual dengan harga bervariasi.
Kuskus dijual seharga Rp 50.000 sampai Rp 80.000 tergantung ukuran, siamang Rp 1,5 juta, kucing hutan Rp 150.000, dan sigung Rp 250.000.

Berdasarkan catatan Kompas, perdagangan satwa langka berlangsung selama bertahun-tahun. Tahun 2005 lalu, sejumlah pedagang di pasar burung itu menjual kucing hutan, dan beragam elang yang tergolong dilindungi. Di antaranya, elang sayap coklat (Butastur liventer), elang jambul hitam (Ictinaetus malayensis), dan elang jawa (Spizaetus bartelsi).

Bukan hanya di Palembang. Depan BIP bdg juga banyak (gak tau sekarang, dah gak pernah ke sana). Dulu gw juga miara burung hantu, rajawali, kucing hutan, apalagi yahh ??? Yang sebenernya dilindungi  :(

Pengen aja sih sebenernya, walau mungkin karena lingkungannya gak cocok atau makanannya mereka gak tahan lama, cepet banget mati. Nyesel juga sih, tapi pengen gimana dong  :P

Ada undang2nya tapi kok masih banyak dijual bebas gitu yahh, aneh  ??? Harusnya gw dulu kan bisa ditangkep, dasar pemerintah  >:( haha... dah salah, nyalahin orang juga  ;D

adjie

  • Pengunjung
Re: Perdagangan satwa yang terancam punah
« Jawab #1 pada: Maret 10, 2007, 01:07:13 PM »
huehuehueuhe...

Iyah.. ya begini ini... ada undang2, ada peraturan, tp gak dijalankan dengan baik.. gak cuma hewan ajah.. tp sudah merambah ke smua sektor..

Butuh revolusi ni negara!

Offline Monox D. I-Fly

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 2.000
  • IQ: 32
  • Gender: Pria
  • 私は理科を大好き
Re:Perdagangan satwa yang terancam punah
« Jawab #2 pada: September 07, 2016, 01:45:51 AM »
Sigung ada di Indonesia??? Dan nama Latinnya ada kata javanica??? Sigung itu asli Indonesia??? :o *salah fokus*
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
23517 Dilihat
Tulisan terakhir Juli 31, 2008, 01:42:32 PM
oleh rawWARus
3 Jawaban
5942 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 26, 2009, 01:17:54 PM
oleh Nabih
12 Jawaban
4514 Dilihat
Tulisan terakhir Mei 15, 2011, 09:47:27 PM
oleh familycode
4 Jawaban
178003 Dilihat
Tulisan terakhir Maret 26, 2017, 12:17:57 AM
oleh embrio11s
0 Jawaban
954 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 03, 2018, 10:03:44 AM
oleh titadewa