Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 19, 2022, 12:36:06 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,765
  • Latest: KlausKep
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 41
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 17
Total: 17

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Ambon Rusuh

Dimulai oleh Farabi, September 12, 2011, 06:42:49 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Farabi

[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]

Saya tidak mau mendengar ada yang mencari cari alasan untuk pembenaran membela kelompok kelompok yang bersalah. Siapa saja yang bersalah, hukum. Apa kita semua sepakat? Mari kita lepas identitas identitas kelompok dan membela kebenaran, bukan membela yang salah

Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

Icha

setuju mas,kok ada aja yah orang yg mmprovokasi kayak gitu,cuma gara2 sms banyyak korban yg berjatuhan :(
sedikit ketidaktahuan akan mengakibatkan kesalahan yang fatal

Farabi

Yah begitulah, karena banyak ketidak adilan terjadi disana. Dimana tiap tiap orang saling melanggar hak hak orang lain, sehingga seorang tetangga tidak mempercayai tetangga yang lainnya. Sebetulnya, itu salah mereka sendiri yang membuat mereka tidak punya rasa aman dan percaya. Itu sebabnya kita harus menegakkan keadilan disana, supaya rasa percaya bisa kembali. Susah untuk tidak memihak dan melepas identitas kelompok. Harus ada kerja sama dan saling pengertian dari pihak pihak yang bertikai. Harus saling paham kalau yang dibela itu kebenaran, bukan nafsu.
Raffaaaaael, raffaaaaael, fiiii dunya la tadzikro. Rafaael. Fi dunya latadzikro bil hikmah, wa bil qiyad

Maa lahi bi robbi. Taaqi ilaa robbi. La taaqwa, in anfusakum minallaaahi.

syx

pengalihan perhatian dari kasus yang menimpa demokrat?