Forum Sains Indonesia

Ilmu Sosial => Sosial dan Politik => Topik dimulai oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:16:35 AM

Judul: Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:16:35 AM
Rand Corporation Rekomendasikan Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah

Dalam buku saya, Tangan-Tangan Amerika (Operasi Siluman AS di Pelbagai Belahan Dunia), terbitan Global Future Institute pada 2010, bahwa dalam skema yang dirancang Pentagon melalui rekomendasi studi Rand Corporation, Indonesia harus dibagi 8 wilayah, yang mana salah satu prioritas jangka pendek adalah memerdekakan Papua. Ini yang kemudian saya istilahkan dalam bukut saya sebagai BALKANISASI NUSANTARA.

Rekomendasi macam ini jelas tidak main-main mengingat kenyataan bahwa Rand Corporation merupakan sebuah badan riset dan pengembangan strategis di Amerika yang dikenal sering melayani secara akademis kepentingan Departemen Pertahanan Amerika (Pentagon) dan atas dukungan dana dari Pentagon pula. Sehingga bisa dipastikan rekomendasi-rekomendasi studi Rand Corporation ditujukan untuk menyuarakan kebijakan strategis Pentagon dan Gedung Putih.

Dengan demikian, internasionalisasi Papua dan Bahkan Aceh, yang sudah menerapkan otonomi daerah, ternyata masih merupakan isu sentral dan agenda mereka hingga sekarang. Bahkan dalam scenario building yang mereka gambarkan, wilayah Indonesia harus dipecah menjadi 7 bagian.

Sekadar informasi, rekomendasi Rand Corporation ihwal memecah Indonesia jadi 8 bagian tersebut dikeluarkan pada tahun 1998. Artinya, pada masa ketika Presiden Clinton masih menjabat sebagai presiden. Berarti rekomendasi Rand Corporation atas sepengetahuan dan sepersetujuan Presiden Clinton dan Pentagon.

Dengan demikian, menjadi cukup beralasan bahwa rekomendasi Rand Corporation tersebut akan dijadikan opsi oleh Obama. Karena rekomendasi Rand Corporation dikeluarkan ketika suami Hillary masih berkuasa.

Dalam skenario Balkanisasi ini, akan ada beberapa negara yang terpisah dari NKRI. Yang sudah terpisah Yaitu Timor Timur yang terjadi pada 1999 masa pemerinthan BJ Habibie.

Lalu Aceh, sepertinya sedang dalam proses dan berpotensi untuk pecah melalui “sandiwara” MoU Helsinki dan kemungkinan (telah) menangnya Partai Lokal di Aceh pada Pemilu 2009 tahun ini. Kemudian Ambon, Irian Jaya, Kalimantan Timur, Riau, Bali. Dan sisanya tetap Indonesia.

Anggap saja skenario ini memang sudah ditetapkan oleh pemerintahan Obama, maka besar kemungkinan skenario ini akan dijalankan Amerika tidak dengan menggunakan aksi militer.

Dalam skema ini, Diplomasi Publik Menlu Clinton, yang di era kedua kepresidenan Obama diteruskan oleh Menlu John Kerry,  akan menjadi elemen yang paling efektif untuk menjalankan skenario Balkanisasi Nusantara tersebut.

Dengan kata lain, mengakomodasi dan menginternasionalisasi masalah Aceh atau Irian Jaya, akan dipandang oleh Amerika sebagai bagian dari gerakan demokrasi dan penegakan HAM.

Menyadari kenyataan ini, rencana OPM berikutnya untuk membuka kantor perwakilannya di Belanda Agustus ini, kiranya menjadi satu hal yang logis. Berarti, Uni Eropa berperan besar dalam gerakan internasionalisasi Papua ini.

Dan hal ini, sudah terbukti melalui MOUS Helsinki untuk Aceh. Uni Eropa memang sejauh ini memang sudah menjadi pemain sentral di Aceh pasca MoU Helsinki. Misalnya saja Pieter Feith, Juha Christensen sementara dari persekutuan Inggris, Australia dan Amerika, mengandalkan pemain sentralnya pada Dr Damien Kingsbury dan Anthoni Zinni.

Mereka semua ini dirancang sebagai agen-agen lapangan yang tujuannya adalah memainkan peran sebagai mediator ketika skenario jalan buntu terjadi antara pihak pemerintah Indonesia dan gerakan separatis. Ketika itulah mereka-mereka ini menjadi aktor-aktor utama dari skenario internasionalisasi Aceh, Irian Jaya, dan daerah-daerah lainnya yang berpotensi untuk memisahkan diri dari NKRI.

Motivasi para penentu kebijakan luar negeri Amerika memang bisa dimengerti. Karena dengan lepasnya daerah-daerah tersebut, Amerika bisa mengakses langsung kepada para elite daerah tanpa harus berurusan dengan pemerintahan di Jakarta seperti sekarang ini. Dorongan untuk memperoleh daerah pengaruh nampaknya memang bukan monopoli kepresidenan Bush. Obama pun pada hakekatnya bertujuan sama meski dengan metode yang berbeda

http://ahmadsamantho.wordpress.com/2013/08/16/amerika-inggris-australia-belanda-mata-rantai-gerakan-internasionalisasi-untuk-papua-merdeka/

[COLOR="Blue"]BACA LAGI:[/COLOR]

Setelah Mesir, Libya, Kini Suriah, Target AS Selanjutnya Adalah: INDONESIA RAYA!
http://www.forumsains.com/sosial-dan-politik/setelah-mesir-libya-kini-suriah-target-as-selanjutnya-adalah-papua!/


Ingat Siluman Bermain di ke dua sisi, bagaimana AS begitu mudah berpihak kembali ke assad....
Ingat dan Catat!
Siapa saja Personil/Organisasi yg berhubungan atau pernah dilatih dan atau dibiayai oleh AS u ? Bahkan ada dengan rantai terputus alias melalui pihak ketiga baik dalam pendanaan...

Salah satunya USAID
http://www.forumsains.com/sosial-dan-politik/peranan-media-intelligen-propaganda/
dari USAID > Siapa sajakah?
Secara Global dari AS* > Siapa sajakah ?
Negara yang rajin bekerjasama dg AS u pada Ancur...
Tidak ada makanan gratis


Baca lagi :
Destabilisasi Pakistan
http://myquran.or.id/forum/showthread.php/81505-Terorisme-dengan-quot-Wajah-Manusia-quot-Akar-Sejarah-Perang-Terselubung-AS-NATO-di-Suriah?p=2317803&viewfull=1#post2317803
Kutip
AS serangan yang sedang berlangsung di bawah bendera
"Perang Global Melawan Terorisme" adalah bagian dari proses itu.
Judul: Re:Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:17:26 AM
Informasi BUKU:
Judul Buku      : Tangan-Tangan Amerika: Operasi Siluman AS di Pelbagai Belahan Dunia
Pengarang      : Hendrajit dkk
Editor             : Hawe Setiawan
Penerbit         : Global Future Institute
Halaman          : 317 hal

http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=3129&type=9#.VBf8aPmSySo

Kutip
Sedemikian berbahayanya Indonesia jika bersatu, Amerika menggunakan skenario untuk memecah belah Indonesia yang terdiri dari beberapa ribu pulau, dan juga berusaha menghilangkan ideologi nasionalisme kerakyatan yang berupa Pancasila dari Indonesia sendiri.

Search Google:
https://www.google.co.id/search?q=Operasi+Siluman+AS+di+Pelbagai+Belahan+Dunia&rlz=1C1GGGE___ID584ID584&oq=Operasi+Siluman+AS+di+Pelbagai+Belahan+Dunia&aqs=chrome..69i57&sourceid=chrome&es_sm=0&ie=UTF-8
Judul: Re:Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:18:58 AM
[LIST=1]
[/list]

http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=12963&type=4#.VBkKb_mSySq
Judul: Re:Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:21:17 AM
(http://blueboat.blogs.uua.org/files/2012/08/I_want_you.png)



MODUS OPERANDI
http://www.forumsains.com/sosial-dan-politik/peranan-media-intelligen-propaganda/

Dengan melihat perkembangan terkini berdasarkan prakarsa dua anggota Kongres AS untuk menggolkan seruan resolusi agar Baluchistan diberi hak sejarah menentukan nasib sendiri dan negara sendiri, lepas dari Pakistan, maka Global Future Institute merasa perlu mengingatkan kemungkinan langkah langkah dua tahap yang akan ditempuh Amerika Serikat dan Sekutu-sekutu Eropanya:


Demikian, semoga menjadi perhatian dan kewaspadaan semua elemen bangsa, dan pemegang otoritas pemerintahan.

Prakarsa Anggota Kongres Dana Rohrabacher, Bukti Nyata Gerakan Sistematis Washington Merdekakan Baluchistan Lepas dari Pakistan
Kalau Amerika Serikat berniat memecah Indonesia jadi 7 bagian, seperti sempat dirilis oleh Rand Corporation pada 1998 lalu, kasus Baluchistan bisa jadi bukti nyata bahwa gerakan separatism memang bagian dari rencana strategis Washinton.
http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=12963&type=4#.VBlgQPmSySr
Judul: Re:Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:23:00 AM
Abaikan Geopolitik, Indonesia Jadi Sasaran Kepentingan Asing

Mengkaji perkembangan politik negara lain kadang bisa menjadi sarana untuk mengenali apa yang sesungguhnya sedang di alami di negeri sendiri.



Direktur Eksekutif Global Future Institute, Handrajit mengatakan bahwa Indonesia sebagai bagian integral dari berbagai elemen strategis bangsa, mutlak perlu menyimak dan mengkaji berbagai faktor dan dinamika politik yang berkembang, seperti kondisi di Ukraina.

Salah satunya, terciptanya sebuah aliansi politik untuk menggusur Presiden Viktor Yanukovich yang dipandang pro-Rusia, hingga mengancam agenda dan kepentingan strategis Amerika Serikat juga Uni Eropa di Ukraina.

"Menggali dan mendalami berbagai hal terkait dinamika politik yang berkembang dalam negeri Ukraina, maupun Ukraina sebagai sasaran arena pertarungan antar negara adidaya (Amerika Serikat-Uni Eropa, Rusia-Cina) dalam kerangka Shanghai Cooperation Organization (SCO),

maka subjek penting kajian ini, yakni betapa pentingnya memahami nilai strategis geopolitik suatu negara," ucap Hendrajit dalam acara peluncuran buku jurnal ke lima Global Future Institute bertajuk ' Gagalnya Revolusi Warna di Ukraina', di Wisma Daria, Jalan Iskandarsyah Raya, Jakarta Selatan, Senin (7/4).

Menurut Hendrajit, betapa pentingnya kesadaran dalam berkehidupan, berbangsa dan bernegara untuk mengenali geopolitik. Hal itu, untuk mengenali kekuatan dan kelemahan suatu negara tersebut sebagai bangsa.

"Betapa pentingnya kita menyadari bahwa ketika kita abaikan geopolitik, maka sejatinya kita sedang membuka pintu yang seluasnya kepada berbagai kepentingan asing, untuk membangun dan menanamkan lingkup pengaruhnya di bumi nusantara," tandasnya.

sumber:
http://www.theglobal-review.com/content_detail.php?lang=id&id=15108&type=111#.VBkLc_mSySo
Judul: Re:Rand Corporation ,Indonesia Dipecah Jadi 7 Wilayah (BALKANISASI NUSANTARA)
Ditulis oleh: mynick pada September 18, 2014, 08:24:47 AM
MODUS OPERANDI nya
Coba lihat dalam kasus MESIR ( oleh : Dr. Kevin Barrett )
http://myquran.or.id/forum/showthread.php/81568-gt-gt-gt-The-El-Salvador-Option-(-Pasukan-Assassine-di-iraq-syam-)?p=2317799&viewfull=1#post2317799