Gunakan MimeTex/LaTex untuk menulis simbol dan persamaan matematika.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juli 03, 2022, 12:25:45 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 75
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 36
Total: 36

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Wibawa Dan Jabatan Vs Kesederhanaan Dan Sikap Sosial

Dimulai oleh alvin pratama, Desember 13, 2009, 10:39:28 AM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

kurapnaga

Kutip dari: ghostdoors pada Desember 29, 2009, 04:58:46 AMga semua.....
tergantung ideologi dan konsistensi partai nya donk....

ya kalo dilihat dari segi manusianya, memang relatif bung.....

saya ga minta sebutin semua

tolong sebutkan 1 contoh saja

ghostdoors

waduuhh.....,sorry bung saya ga bisa....
hal ini menyangkut privasitas partai tertentu. ntar dikira black campagn bung...!!
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

kurapnaga

Kutip dari: ghostdoors pada Desember 30, 2009, 06:02:19 AM
waduuhh.....,sorry bung saya ga bisa....
hal ini menyangkut privasitas partai tertentu. ntar dikira black campagn bung...!!

kok busuk

kan lagi membahas postingan situ yg menyatakan tidak semua partai itu busuk

dan gw cuma minta satu contoh apa itu

ghostdoors

skali lagi , maaf saya tdk bisa menyebutkan nama partainya...
dan skali lagi, mnurut saya tdk smua partai itu busuk....:)
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

kurapnaga

Kutip dari: ghostdoors pada Desember 31, 2009, 02:38:22 AM
skali lagi , maaf saya tdk bisa menyebutkan nama partainya...
dan skali lagi, mnurut saya tdk smua partai itu busuk....:)

oh aja sebatas perasaan saja toh

wajar lah  ;D

sayang itu cuma sebatas imajinasi  :angel:

si anak gajah

tapi saya kurang setuju juga...
se'bersih' apapun partainya, pasti ada konflik kepentingan untuk kekuasaan di dalamnya...
mana ada partai yang tidak punya niat ingin berkuasa...

Kutippower is the best aphrodisiac
kekuasaan juga bisa membutakan...
tapi tanpa kekuasaan, tidak ada namanya pemerintah yang sistematis, bisa kacau semua...
[move]Keep Moving Forward!!![/move]

ghostdoors

Kutipoh aja sebatas perasaan saja toh

wajar lah  nyengir

sayang itu cuma sebatas imajinasi  malaikat
kalo anda jeli, harusnya anda tau.....;b

Kutiptapi saya kurang setuju juga...
se'bersih' apapun partainya, pasti ada konflik kepentingan untuk kekuasaan di dalamnya...
mana ada partai yang tidak punya niat ingin berkuasa...
ya...,namanya juga manusia...
tetep aja ada kepentingan individunya....:D
kalo melihat diluar negeri, RRC misalnya, partai komunis secara tegas memecat bahkan menghukum mati kadernya apabila terbukti melakukan korupsi.
aturan ini sudah dimasukan dlm aturan negara.
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
[pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]!
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

kurapnaga

Kutip dari: ghostdoors pada Januari 01, 2010, 03:27:31 AM

kalo anda jeli, harusnya anda tau.....;b


ya...,namanya juga manusia...
tetep aja ada kepentingan individunya....:D

cem mana ini?

sebatas imajinasi aja toh

ghostdoors

Waduh......,kayaknya doktrin si Karno bnr2 sdh mnancap neh.....
ini lagi...., mbulet lagi......??...??..
"TIDAK ADA SEJARAH YANG TIDAK MENETESKAN DARAH DAN SETIAP PERJUANGAN MEMBUTUHKAN PENGORBANAN"

kurapnaga

lah lu yang bilang ga semua partai

tapi bilang ada kepentingan individu

siapa yg ngalor ngidul yah?

si anak gajah

Kutip dari: kurapnaga pada Januari 03, 2010, 02:04:34 AM
lah lu yang bilang ga semua partai

tapi bilang ada kepentingan individu

siapa yg ngalor ngidul yah?
kan dibilang
Kutip dari: ghostdoors pada Desember 31, 2009, 02:38:22 AM
skali lagi , maaf saya tdk bisa menyebutkan nama partainya...
dan skali lagi, mnurut saya tdk smua partai itu busuk....:)
ini kan pendapat, semua orang bebas mengemukakan pendapat...
mungkin menurut ghostdoor, partai tersebut punya integritas cukup baik...
sedangkan menurut saya boleh saja iya, boleh saja tidak...
pendapat-pendapat mengenai pandangan seperti ini, saran saya jangan terlalu dipandang dengan crisp logic...
tidak ada pendapat yang sepenuhnya benar, tidak ada pendapat yang sepenuhnya salah..
semua kebenaran dalam berpendapat bernilai relatif, tergantung keyakinan dan mindset individu.
[move]Keep Moving Forward!!![/move]

kurapnaga


Dhantez

Kutip
hukum politik adalah:

Politik itu busuk
Ingin masuk politik harus busuk
Jika tidak busuk jangan masuk politik

seoarang yg idealis, ketika masuk panggung politik ia terpaksa harus busuk

Analogi yg berbahaya..

Kutip dari: kurapnaga pada Desember 28, 2009, 10:45:25 PM
siapa sih orang yg di demokrat yg ga pernah terpikirkan : "logiskah sri mulyani rapat tengah malam dan dalam waktu cepat memutuskan mengorbankan uang negara dalam jumlah sangat banyak hanya tuk bank kecil yg dipastikan akan tewas? dan logiskah para ahli bisnis dan ahli ekonomi dengan sengaja dan waras menyimpan uang dalam jumlah besar di bank yang mau mati?"


Bank kecil?? Anda bandingkan sama bank apa? BCA? BNI? ya iyalah..

Tapi tahukah anda kalo bank itu mati.. maka ada belasan atau mungkin puluhan bank2 kecil lain yg dipastikan terancam mati.. dan mengingat waktu itu kondisi sdg terjadi krisis finansial global, orang bisa saja mulai berpikir TIDAK LOGIS shg ketika melihat ada Bank ditutup  diikuti puluhan bank kecil lainnya (tdk peduli penyebabnya adl kasus perampokan ato gara2 kepentingan politik), mereka bisa saja kehilangan kepercayaan kpd bank2 lain dan segera menarik simpanan mereka di Bank APAPUN di Indonesia.

Yg saya garisbawahi adl saat itu sdg terjadi krisis finansial.. Bila ada analis yg bilang Indonesia tdk terkena dampak itu, maka dia tdk melihatnya scr menyeluruh. Dampak krisis tdk melulu pada angka2 spt pertumbuhan GDP dsb.. tapi juga psikologis. Trauma dari krisis 98 masih membekas dan mayoritas masyarakat akan menyamaratakan antara krisis yg terjadi saat itu dgn krisis satu dekade yg lalu. Saya ingat benar waktu krisis tahun lalu ada teman yg urung niat menginvestasikan 4 juta utk BUKA WARUNG hanya krn media masa ramai memberitakan krisis finansial global.

Satu saja berita ttg ketidaksehatan di perbankan Indonesia pada saat itu, sekecil apapun beritanya, bisa menyulut epidemi sosial yg luar biasa. Dan jika itu terjadi, dijamin tdk akan ada mahasiswa yg rajin berdemo soal bail out century.
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko

kurapnaga

Kutip dari: Dhantez pada Januari 06, 2010, 05:10:30 PM
Kutip dari: kurapnaga pada Desember 28, 2009, 10:45:25 PM
siapa sih orang yg di demokrat yg ga pernah terpikirkan : "logiskah sri mulyani rapat tengah malam dan dalam waktu cepat memutuskan mengorbankan uang negara dalam jumlah sangat banyak hanya tuk bank kecil yg dipastikan akan tewas? dan logiskah para ahli bisnis dan ahli ekonomi dengan sengaja dan waras menyimpan uang dalam jumlah besar di bank yang mau mati?"


Bank kecil?? Anda bandingkan sama bank apa? BCA? BNI? ya iyalah..

Tapi tahukah anda kalo bank itu mati.. maka ada belasan atau mungkin puluhan bank2 kecil lain yg dipastikan terancam mati

simple aja, buktinya sekarang? setelah ilang 6.7 trilliun?

sekarang kan masalahnya nambah, dulu hanya bank century sakit

sekarang bank century (dah ganti nama) tetep sakit (karena obat 6.7 triliun ilang) dan 6,7 triliun uang negara ilang

jadi nambah masalahnya

trus, bank mana yg mati karena efek ini?

Dhantez

Maksudnya bukti apa? kan bank century ga jadi mati..
Trus kok bisa 6.7T ilang?

Oiya.. kalo efek sistemik yg diprediksi benar terjadi.. kerugian negara bisa puluhan triliun..
masalah ga cuma nambah.. tapi berlipat

Bank mana yg jg terancam mati? Ga hafal..
tapi bisa kok dicroscek di Google pake kata kunci: bank kecil mati century mati - ato yg sejenisnya..
Oba-chan ga itte ita: Ore wa ten no michi wo iki, subete wo tsukasadoru otoko