Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Selamat datang, Pengunjung. Silahkan masuk atau mendaftar. Apakah anda lupa aktivasi email?

Maret 09, 2021, 07:51:41 PM

Masuk dengan nama pengguna, kata sandi dan lama sesi

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26699
  • Latest: Rion
Stats
  • Total Tulisan: 139622
  • Total Topik: 10385
  • Online Today: 43
  • Online Ever: 441
  • (Desember 18, 2011, 12:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 28
Total: 28

Ikuti ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Penulis Topik: cara membaca output sensor  (Dibaca 4210 kali)

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Offline widodo_eko

  • Siswa Baru
  • *
  • Tulisan: 2
  • IQ: 2
cara membaca output sensor
« pada: Agustus 17, 2010, 02:58:49 AM »
terima kasih sebelumnya..

saya ingin bertanya..
bila saya memiliki sensor cahaya dengan output arus (ampere) akan tetapi software yang saya gunakan untuk mengoperasikan mikrokontroller saya..hanya bisa mengenali input dalam bentuk tegangan (volt)..
apa yang harus saya lakukan..??
apakah saya harus membuat rangkaian tambahan pada output sensor saya..??

terimakasih..

dho_gigikita

Offline heru.htl

  • Profesor
  • *****
  • Tulisan: 991
  • IQ: 14
  • Gender: Pria
    • Free GNU/Linux Distributions
Re: cara membaca output sensor
« Jawab #1 pada: Agustus 20, 2010, 04:59:40 AM »
terima kasih sebelumnya..

saya ingin bertanya..
bila saya memiliki sensor cahaya dengan output arus (ampere) akan tetapi software yang saya gunakan untuk mengoperasikan mikrokontroller saya..hanya bisa mengenali input dalam bentuk tegangan (volt)..
apa yang harus saya lakukan..??
apakah saya harus membuat rangkaian tambahan pada output sensor saya..??

terimakasih..

dho_gigikita

Kalau ada arus, berarti ada tegangan (prasyarat R dalam hukum Ohm harus ada V (Voltage) dan I (kuat arus), sementara sensor sebenarnya juga bekerja berdasarkan hukum Ohm dengan cara berubah impedansi untuk menghasilkan kuat arus ataupun tegangan berbeda-beda).
Pasalnya, tegangan itu harus cukup tinggi supaya dapat dimengerti oleh perangkat pro-logika macam microcontroler.
Pasal lainnya, tegangan sensor itu outputnya disertai arus AC apa DC (biasanya DC).
Terlepas outputnya AC atau DC, yang jelas tegangan sensor harus diperkuat jika terlalu kecil, yakni menggunakan "Potential Amplifier" atau penguat potensial.

Offline 0y1k

  • Dosen
  • ****
  • Tulisan: 233
  • IQ: 3
  • Gender: Pria
  • بسم الله
Re: cara membaca output sensor
« Jawab #2 pada: Agustus 21, 2010, 11:05:48 AM »
terima kasih sebelumnya..

saya ingin bertanya..
bila saya memiliki sensor cahaya dengan output arus (ampere) akan tetapi software yang saya gunakan untuk mengoperasikan mikrokontroller saya..hanya bisa mengenali input dalam bentuk tegangan (volt)..
apa yang harus saya lakukan..??
apakah saya harus membuat rangkaian tambahan pada output sensor saya..??

terimakasih..

dho_gigikita

gunakan konverter arus ke tegangan aja menggunakan Op-amp
disini op-amp bukan untuk penguat, namun konverter
mungkin bisa dilihat disini

http://www.ibiblio.org/kuphaldt/socratic/output/opamp7.pdf

baca yang ada sensor phototube
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْع

 

Related Topics

  Subyek / Dimulai oleh Jawaban Tulisan terakhir
2 Jawaban
3214 Dilihat
Tulisan terakhir Agustus 07, 2010, 05:56:47 PM
oleh ikhwanpcr
0 Jawaban
2849 Dilihat
Tulisan terakhir Desember 25, 2010, 01:16:40 PM
oleh Hermawan adi
2 Jawaban
3169 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 23, 2012, 04:36:01 AM
oleh Farabi
0 Jawaban
1712 Dilihat
Tulisan terakhir Januari 27, 2014, 09:24:05 PM
oleh lingga
0 Jawaban
7666 Dilihat
Tulisan terakhir Oktober 11, 2017, 06:38:23 PM
oleh Pak Tuntung