Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 17, 2022, 04:58:12 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,765
  • Latest: KlausKep
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 32
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 20
Total: 20

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Konversi Tegangan ke Intensitas

Dimulai oleh Ceevuik, Juni 28, 2010, 02:06:18 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

Ceevuik

Forsa,,bantu ane dunks..

Satuan tegangan bisa dirubah ke intensitas ga yaa...?? Sy lagi bikin alat,,hasil outputnya berupa nilai tegangan,,klo dikonversi ke intensitas gmna yahh?? Apa ada kurva kalibrasi githu,,misalkan tegangan sekian,,intensitasnya sekian...???? :-\
by Miss Ceevuik

Mat Dillom

Maksudnya, Tegangan (voltage) ke Kuat Arus (i) ?. V ke i? = V/R = I  atau V = I x R. Maksudte koyo opo sih?.

atau misalnya tegangan 12 V 5 Amper. Gitu?.

Ceevuik

Maksudnya.. Sy kan lagi bikin alat untuk mengukur kadar saturasi oksigen dengan menggunakan sumber cahaya berupa LED dan sensorny photodetectornya berupa photodiode.. NAh output yg sy dapatkan berupa tegangan,,sedanglan rumus yang ada berupa intensitas,,,absorbansi githu.. JAdi gmna ya kira2,,dr tegangan tsb sy bisa dapatkan intensitasny,,,???
by Miss Ceevuik

heru.htl

#3
Kutip dari: Ceevuik pada Juni 29, 2010, 02:01:10 PM
Maksudnya.. Sy kan lagi bikin alat untuk mengukur kadar saturasi oksigen dengan menggunakan sumber cahaya berupa LED dan sensorny photodetectornya berupa photodiode.. NAh output yg sy dapatkan berupa tegangan,,sedanglan rumus yang ada berupa intensitas,,,absorbansi githu.. JAdi gmna ya kira2,,dr tegangan tsb sy bisa dapatkan intensitasny,,,???

Proses diperlukan konversi tegangan ke cacahan-intensitas berupa A-D conversion (Analog to Digital conversion).
Sinyal analog terlebih dahulu melewati LPF (pelewat bawah), setelah itu melewati S/H (sample & hold) dan barulah berubah menjadi rentetan impuls berbeda timing.
Rententan impulse tersebut kemudian diproses DSP (digital signal processor) atau semacam micro-processor. Pengolahan DSP dimungkinkan menghasilkan emulasi untuk hardware spesifik (semacam VGA driver pada komputer) untuk menampilkan hasil kinerja cacahan secara visual.