Forum Sains Indonesia

Ilmu Terapan => Ilmu Teknik => Teknik Lingkungan => Topik dimulai oleh: planethijau pada April 24, 2010, 12:39:45 AM

Judul: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
Ditulis oleh: planethijau pada April 24, 2010, 12:39:45 AM
Kardus daur ulang saat ini merupakan pengganti yang layak bagi styrofoam, hanya saja jika sebuah produk mempunyai bobot yang berat, maka kardus bukanlah pilihan yang terbaik. Diperlukan suatu material yang lebih ramah lingkungan sekaligus mampu memberikan perlindungan yang lebih baik.

Sebuah perusahaan, Ecovative Design, mencoba mencari alternatif terbaik bagi industri dalam mengemas produknya. Perusahaan tersebut berusaha membuat produk yang tepat bagi sistem daur ulang alam, seperti yang dipaparkan pendiri sekaligus CEO perusahaan tersebut di hadapan audien Greener Gadgets Conference di New York, AS. Langkahnya adalah membuat material packaging atau pengemas berlabel EcoCradle yang terbuat dari akar jamur.

EcoCradle menggunakan teknologi nano yang diadopsi dari jamur-jamuran berserabut. Yang berperan penting adalah mycelia, bagian dari jamur yang bersifat vegetatif, dam berfungsi mengkonsumsi limbah pertanian. Setelah seminggu lebih, serat berwarna putih dalam jumlah besar akan muncul, yang kemudian akan dikeringkan untuk menghentikan proses pertumbuhannya. Hasilnya adalah kemasan yang kuat serta bisa didaur ulang dan bisa dijadikan kompos.

Berbeda dengan bahan pengemas lainnya, seperti plastik bio, material EcoCradle tidak dihasilkan dari tanaman pangan. Bahkan dengan menggunakan material tersebut, EcoCradle bisa dibuat dalam berbagai bentuk.

Kompetitif dengan styrofoam? Tentu, semakin tinggi tingkat densitas atau kekerasan suatu styrofoam, maka membutuhkan minyak bumi yang juga semakin banyak. Dengan kondisi demikian, untuk memproduksi styrofoam akan menjadi lebih mahal. EcoCradle bisa bersaing pada posisi ini.

sumber : planethijau.com
Judul: Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
Ditulis oleh: nandaz pada April 24, 2010, 02:14:07 AM
...keren tuh, dengan menerapkan bio styrofoam, polutan darat asli bisa dikendalikan...tetapi, setau saya jamur yang tumbuh vegetatif(aseksual) ini membutuhkan lingkungan tersendiri untuk tumbuh sebelum membentuk sporangium dan akar2 serabutnya(misalnya lingkungan lembab)...berarti nanti styrofoam ini bisa nyerap air atau kelembaban suatu benda bila digunakan, apa begitu? sedangkan styrofoam asli bisa dikatakan ngga mempengaruhi benda didalamnya kecuali benda itu panas yang dapat melelehkan zat dasar strofoam yang beracun, dan tak dapat diurai...contohnya, botol plastik yang berisi air mineral, bila menggunakan styrofoam biasa air tetap terjaga kemasannya, tetapi jika menggunakan dari bahan jamur yang biasa tumbuh didaerah lembab apa akan menggurangi isi produk tersebut? mohon penjelasannya ;D

sedikit ide demi menyelamatkan bumi...
Judul: Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
Ditulis oleh: planethijau pada April 25, 2010, 07:12:00 PM
That's technology!
Menurut pabrikan yang membuatnya, bio styrofoam tersebut bersifat hydrophobic alias ga suka ma air alias anti air pada level seluler. ASTM E96, Standard Test Methods for Water Vapor Transmission of Materials dan ASTM C1134, the Standard Test Method for Water Retention of Rigid Thermal Insulations Following Partial Immersion telah dilaluinya dengan sukses ...

Gila ...
Judul: Re: Akar Jamur Gantikan Styrofoam
Ditulis oleh: nandaz pada April 26, 2010, 10:38:34 AM
...wah, gimana kalo diterapkan di indonesia. soalnya sering banjir sih...karena styrofoam numpuk dikanal dan got2... ;D
Judul: Re:Akar Jamur Gantikan Styrofoam
Ditulis oleh: Monox D. I-Fly pada Agustus 05, 2016, 01:59:21 AM
Kalau kardus daur ulangnya dibiarin aja sampai berjamur gimana??? :angel: