Member baru? Bingung? Perlu bantuan? Silakan baca panduan singkat untuk ikut berdiskusi.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Agustus 09, 2022, 05:26:42 AM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,760
  • Latest: Hormide
Stats
  • Total Tulisan: 139,633
  • Total Topik: 10,390
  • Online today: 71
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 43
Total: 43

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

POHON BUATAN DAPAT MENYERAP CO2 1000X LBH CEPAT

Dimulai oleh rawWARus, Juli 26, 2009, 09:01:45 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

rawWARus

JAKARTA, [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.] — Para ilmuwan telah merancang pohon sintetis yang bisa menangkap karbondioksida dari udara sebagai upaya untuk melawan peningkatan emisi karbon. "Pohon" ini bentuknya lebih mirip bangunan kecil daripada pohon, tapi bisa menyerap karbon 1.000 kali lebih cepat daripada pohon asli.

Satu pohon sintetis bisa menyerap satu ton karbondioksida per hari, setara dengan jumlah rata-rata yang dikeluarkan 20 mobil. Setelah disimpan dalam satu bilik, karbon tersebut akan dipadatkan dan disimpan dalam bentuk cairan untuk kemudian diuraikan.

Profesor Klaus Lackner dari Universitas Colombia telah mengerjakan konsep ini sejak tahun 1998. Ia belakangan bertemu dengan pejabat Departemen Energi Amerika Serikat, Steven Chu, untuk membahas perkembangan proyek ini. Lewat perusahaannya yang bermarkas di Tucson, Global Research Technologies, Lackner telah membuat model awal dan berharap bisa menghasilkan prototipe sempurna dalam 3 tahun ini.

Seperti dijelaskan Lackner, teknologi yang dipakai pohon sintetis ini mirip dengan yang biasa digunakan untuk menyerap karbondioksida dari cerobong asap di pertambangan batu bara. Bedanya, alat ini bisa digunakan di mana saja. Menurut Lackner, separuh dari total emisi karbon berasal dari sumber-sumber yang berukuran relatif kecil, termasuk mobil dan pesawat terbang, dan biasanya hampir tidak mungkin untuk diserap. Namun karena karbondioksida dalam udara biasanya sangat terkonsentrasi, alat yang dibutuhkan untuk menyerapnya juga bisa berukuran kecil.

Harapan Lackner adalah membuat pohon sintetis ini agar efisien untuk ukurannya. Dibandingkan dengan jumlah emisi karbondioksida yang bisa dihindarkan dengan penggunaan kincir angin besar, sebuah pohon sintetis dengan ukuran yang sama bisa menyerap karbondioksida ratusan kali lebih banyak.

Untuk membuat satu pohon sintetis dibutuhkan dana hingga 30.000 dollar AS, sebagian besar karena penggunaan teknologi untuk melepaskan karbondioksida dari penghisap gas. Sebagai tambahan, karena membutuhkan energi untuk beroperasi, maka alat ini sendiri juga menghasilkan karbondioksida jika dihubungkan dengan sumber tenaga. Menurut kalkulasi Lackner, untuk setiap 1.000 kg karbondioksida yang diserap, "pohon" ini akan menghasilkan 200 kg sehingga total karbondioksida yang sesungguhnya diserap adalah 800 kg.


SEMOGA DI INDONESIA MULAI DIKEMBANGKAN
SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

cassle

Ada mekanisme kerjanya secara lebih rinci? Thanks.

Karno Giyantono

wah penemuan ini udah di temuin di luar negeri nih...

sial ane telat!!!!

dulu pernah mikir bahwa kalo kita bisa mempelajari tumbuhan, maka tumbuhan itu bisa menjadi pabrik, contoh seperti di atas sudah ditemui, namun ada yg lain ...

jadi tumbuhan itu kan sebeneryah seperti mesin, yg merubah zat hara atau bahan mentah menjadi bahan jadi....

coba punya laboratorium lengkap, pasti ane bisa menemukan petunjuk yah
"Orang Pintar adalah Orang yang Berusaha Membangun Rumah atau Kehidupan yang Bagus di dunia dan Istana Di Surga"

[move]caranya Belajar dan Bekerja serta Beramal dan Beribadah

rawWARus

SeSuATu KarYa MaNusIa SerIng BeRaWaL dAri MimPI, MaKA eKSpresIkan MImpimU DenGAN Sains...
DaLAm HaL KeDUniAwiAn TAk AdA hAl yG tAk mUNgkin...

Pi-One

Kutip dari: Karno Giyantono pada Juli 31, 2009, 09:34:04 PM
wah penemuan ini udah di temuin di luar negeri nih...

sial ane telat!!!!

dulu pernah mikir bahwa kalo kita bisa mempelajari tumbuhan, maka tumbuhan itu bisa menjadi pabrik, contoh seperti di atas sudah ditemui, namun ada yg lain ...

jadi tumbuhan itu kan sebeneryah seperti mesin, yg merubah zat hara atau bahan mentah menjadi bahan jadi....

coba punya laboratorium lengkap, pasti ane bisa menemukan petunjuk yah
Kalo sekedar mikir, aku juga sudah mikirin itu sejak kecil. -_-

Cuma karena memang kurang pengetahuan, gak tahu cara memproses Co2 jadi oksigen, maka gak bikin penemuan macam itu.

cartiman

Bentuknya menyerupai pohon, ada daunnya, aa batangnya, ada akaranya, ?
Bentuknya seperti apa ?

Pi-One

Baca post pertama, sudah dibilang bentuknya gak mirip pohon.

The Houw Liong

#7
Synthetic trees could purify air
By Molly Bentley

A scientist has invented an artificial tree designed to do the job of plants.
But the synthetic tree proposed by Dr Klaus Lackner does not much resemble the leafy variety.

"It looks like a goal post with Venetian blinds," said the Columbia University physicist, referring to his sketch at the annual meeting of the American Association for the Advancement of Science in Denver, Colorado.

But the synthetic tree would do the job of a real tree, he said. It would draw carbon dioxide out of the air, as plants do during photosynthesis, but retain the carbon and not release oxygen.

If built to scale, according to Dr Lackner, synthetic trees could help clean up an atmosphere grown heavy with carbon dioxide, the most abundant gas produced by humans and implicated in climate warming.

He predicts that one synthetic tree could remove 90,000 tonnes of CO2 in a year - the emissions equivalent of 15,000 cars.

"You can be a thousand times better than a living tree," he said.

(The invention is confined to paper so far.)
HouwLiong

Prayoga Ade prawira

jadi, pohon itu tidak mengubahnya menjadi oksigen??