Selamat datang di ForSa! Forum diskusi seputar sains, teknologi dan pendidikan Indonesia.

Welcome to Forum Sains Indonesia. Please login or sign up.

Juni 25, 2022, 11:37:42 PM

Login with username, password and session length

Topik Baru

Artikel Sains

Anggota
  • Total Anggota: 26,754
  • Latest: sainsftw
Stats
  • Total Tulisan: 139,632
  • Total Topik: 10,389
  • Online today: 91
  • Online ever: 441
  • (Desember 17, 2011, 09:48:51 AM)
Pengguna Online
Users: 0
Guests: 50
Total: 50

Aku Cinta ForSa

ForSa on FB ForSa on Twitter

Minyak bumi bisa diurai secara alami dengan rambut dan jamur

Dimulai oleh planethijau, Mei 01, 2010, 05:18:55 PM

« sebelumnya - berikutnya »

0 Anggota dan 1 Pengunjung sedang melihat topik ini.

planethijau

Kecelakaan yang terjadi pada anjungan minyak di teluk Meksiko semakin mengkhawatirkan. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi menyebarnya tumpahan minyak. Namun ada satu cara yang bisa dibilang unik dan alamiah.

Sekelompok sukarelawan yang dikoordinasi oleh sebuah lembaga non profit, Matter of Trust, yang dipimpin oleh Lisa Gautier menggunakan metode yang berbeda, yaitu rambut dan jamur. ''Secara alami, rambut memang menyerap minyak dari air dan udara, seperti spon,'' papar Lisa, seperti yang dikutip dari San Fransisco Chronicle.

Jika spon rambut tersebut sudah mencapai tingkat kejenuhannya dalam menyerap minyak, dan biasanya berwarna hitam pekat, maka tugas selanjutnya diambil alih oleh jamur tiram yang dibiakkan di atas spon berukuran tidak lebih dari selebar keset. Jamur tiram bertugas menyerap seluruh minyak yang terserap spon rambut tersebut.

Caranya sangat mudah, spon rambut yang penuh minyak dilapisi dengan jamur-jamur dan jerami. Dalam 12 bulan yang tertinggal hanya kompos yang tidak berbahaya. Hanya saja, menurutnya, tanah tersebut tidak memberikan hasil yang baik jika digunakan untuk pertanian. Tetapi cukup bagus jika hanya digunakan untuk landscaping atau taman.

Meski metode tersebut belum menjadi metode yang paling diandalkan pada kasus di teluk Meksiko, tetapi bisa menjadi alternatif untuk kasus-kasus yang lebih kecil.

Sumber : [pranala luar disembunyikan, sila masuk atau daftar.]
Be a friend of earth

nandaz

pernah baca mengenai fungi dan mikroorganisme yang bisa memakan minyak...aku lupa namanya nanti kucari bukunya dan post lagi, saat kapal tanker menumpahkan minyak banyak sekali dan sempet membunuh orgnisme laut dan pesisir pantai...dan saat itu ilmuan berpendapat bahwa laut akan tercemar sampai sekitr tiga tahun mendatang, nyatanya dalam waktu tiga hari saja laut kembali sediakala...saat di teliti lebih lanjut oleh ilmuan yang tercengang tersebut ternyata ada mikroorganisme yang memakan minyak dilaut....
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

planethijau

Be a friend of earth

nandaz

sorry baru2 ini ketemu  ;D
...bakteri ini memang sudah ada sejak dahulu dan dapat mencerna hidrokarbon, penelitian dulunya diteliti paska kecelakan kapal pengangkut minyak di eropa, dan membuang berpuluhribuan ton minyak mentah(crude oil). melalui penelitian bioremediasi ditemukan bakteri Bacillus Cereus. Pertama, bakteri yang ditambahkan dalam budaya dengan gula dan sedikit minyak. Setelah bakteri berkembang biak, dan mulai membentuk generasi baru, jumlah gula dalam makanan mereka dikurangi sampai organisme mengembangkan kecenderungan alami untuk makan minyak...penelitian lebih lanjut dilakukan oleh cina. Secara alami bakteri ini sulit bertempat disatu tempat, karena alasan arus ombak yang membuat mereka selalu terpisah2. Dalam kejadian kecelakaan banyak bakteri cyanobacter menggandeng Cereus, sehingga dalam waktu tiga minggu laut jadi bersih(ini ralatan yang diatas :P)...Selanjutnya, di Beijing Normal University College of Water Sciences, bakteri mulai dibudi dayakan sebagai pembersih yang paling efektif didunia...
starting by doing what is necessary, then what is possible and suddenly you are doing the impossible...
\dia\cal{ANONYMOUS}\cl

Prayoga Ade prawira


Monox D. I-Fly

Kutip dari: Prayoga Ade prawira pada November 22, 2012, 03:59:50 PM
Jadi pohon itu tidak mengubahnya menjadi oksigen??????

Lha emang siapa yang ngomongin pohon sama oksigen di sini? Pohon memang bisa mengubah karbon dioksida menjadi oksigen, tapi emang pohon bisa mengubah minyak bumi?
Gambar di avatar saya adalah salah satu contoh dari kartu Mathematicards, Trading Card Game buatan saya waktu skripsi.